Setelah Jogja, Kini Viral Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di Aceh
Daycare tanpa izin di Banda Aceh ditutup usai kasus dugaan penganiayaan balita viral dan kini dalam penyelidikan polisi.
Daycare tanpa izin di Banda Aceh ditutup usai kasus dugaan penganiayaan balita viral dan kini dalam penyelidikan polisi.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Pemda DIY tangani kasus daycare Jogja, 53 anak korban dan orang tua mendapat pendampingan serta dukungan pembiayaan.
Kasus TPA Little Aresha Jogja terus berkembang. Sebanyak 149 laporan masuk, ratusan anak korban kini didampingi.
Hakim RIL bantah terlibat pengelolaan Daycare Little Aresha Jogja. Akui hanya pinjamkan KTP saat pendirian.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
DPR sebut pemulihan psikologis anak korban daycare Jogja bisa lebih dari setahun, minta pendampingan serius dari pemerintah.
Kasus kekerasan anak di daycare Jogja disorot DPR RI Totok Daryanto. Ia menyebut peristiwa ini memalukan dan mendesak perbaikan sistem izin.
Kasus daycare Jogja disebut terbesar oleh KPAI. Dugaan kekerasan sistematis mencuat, korban diminta segera dapat pendampingan.
Menteri PPPA nilai kasus daycare Jogja dipicu motif ekonomi dan lemahnya pengawasan, dorong perbaikan standar layanan anak.