GEMPA LOMBOK: 1.000 Turis Asing dan Domestik Dievakuasi
Pascagempa 7,0 SR yang mengguncang Lombok Utara, sebanyak 1.000 turis yang terdiri dari turis asing dan domestik dievakuasi.
Pascagempa 7,0 SR yang mengguncang Lombok Utara, sebanyak 1.000 turis yang terdiri dari turis asing dan domestik dievakuasi.
Pascagempa berkekuatan 7,0 SR yang terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (5/8/2018), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 132 kali gempa susulan.
Gempa Lombok, NTB yang berkekuatan 7,0 SR menyebabkan 82 korban tewas. Sebagian besar korban meninggal dari gempa yang terjadi Minggu (5/8/2018) akibat tertimpa bangunan yang roboh. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan 7 SR yang mengguncang Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada pukul 18.46 WIB adalah gempa utama.
Sejumlah bangunan milik warga di Bali roboh dan gedung-gedung pemerintah mengalami kerusakan, pascagempa dengan magnitudo 7 skala Richter (SR) yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat(NTB), Minggu (5/8/2018) malam.
Sejumlah gedung dan bangunan di beberapa wilayah di Bali terdampak gempa bumi yang berpusat di Lombok Timur, NTB. Gempa berkekuatan 7,0 skala Richter terjadi Minggu sekitar pukul 19.46 Wita.
Gempa tektonik berkekuatan 4,5 SR melanda Gunungkidul pada Minggu (5/8/2018).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM menjelaskan kenapa gempa bumi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018) terasa kuat.
Sebanyak 27 kali gempa susulan melanda wilayah Lombok usai gempa dengan kekuatan 7,0 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Lombok, NTB, Minggu (5/8/2018).