Peringatan Dini Tsunami NTT Dinyatakan Berakhir
BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa magnitudo 7,4 di Larantuka, NTT telah berakhir.
BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa magnitudo 7,4 di Larantuka, NTT telah berakhir.
Berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tsunami terdeteksi di beberapa wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan ketinggian 0,07 meter atau 7 sentimeter setelah gempa magnitudo 7,4 mengguncang Laut Flores.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara pasca gempa yang melanda wilayah Larantuka, NTT.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah Maluku, NTB, NTT, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggarausai gempa magnitudo 7,5 yang mengguncangBarat Laut Larantuka-NTT pada Selasa (14/12/2021).
Kepala Mitigasi Gempa dan tsunami BMKG Daryono melalui akun facebooknya membagikan delapan kejadian tsunami terbesar di Indonesia.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, bersiap dengan skenario terburuk gempa dan tsunami yang berpotensi terjadi di daerah itu.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan simulasi jika terjadi gempa bumi Megathrust Selat Sunda dengan magnitudo 8,7.
Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) melakukan verifikasi untuk menjadikan Kemadang sebagai kalurahan tangguh tsunami tingkat internasional. Hasil verifikasi rencananya dikirimkan ke UNESCO untuk penilaian kelayakan atas status tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan potensi tsunami setinggi 29 meter di pesisir selatan Jawa Timur (Jatim).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan naiknya air laut itu bukan merupakan tsunami. Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo meminta masyarakat Manado, Sulawesi Utara, tidak panik terkait adanya banjir pesisir pada Minggu (17/1/2021).