Ikan Mati di Pantai, Warga Pesisir Ambon Khawatir Tsunami
Warga pesisir di Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Provinsi Maluku, khawatir tsunami datang setelah melihat ribuan ikan mati dan terdampar di pantai sejak Sabtu (14/9/2019).
Warga pesisir di Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Provinsi Maluku, khawatir tsunami datang setelah melihat ribuan ikan mati dan terdampar di pantai sejak Sabtu (14/9/2019).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membangun dua radar tsunami di pesisir Selatan. Selain di Pantai Parangtritis, Bantul, DIY, bangunan yang sama juga dibangun di Pantai Keburuhan, Purworejo, Jateng.
Masyarakat Pesisir Selatan Kulonprogo mengaku sempat dibuat resah dengan informasi potensi gempa yang bisa menimbulkan tsunami. Namun, dengan adanya potensi bencana, tingkat waspada harus ditingkatkan dan langkah mitigasi terus dilakukan.
Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami yang dilepas dari Banyuwangi memasuki wilayah Gunungkidul. Apa saja yang dilakukan untuk mengedukasi masyarakat dari bencana tsunami.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memetakan persoalan di pesisir selatan Jawa untuk menghadapi potensi megathrust magnitudo 8,8 di Laut Selatan. Masyarakat di 584 desa pesisir selatan Jawa akan dibekali pemahaman mendalam tentang mitigasi bencana tsunami.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mengandalkan Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk menghadapi potensi tsunami akibat gempa di Laut Selatan. Saat ini ada 13 destana yang tersebar di wilayah pesisir Kulonprogo.
Setelah ditinggal Hasto Wardoyo yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo yang saat ini menggantikan posisi Hasto mengaku akan mengebut penggarapan sabuk hijau.
Kabar potensi tsunami megathrust yang melanda Selatan Jawa ditanggapi Wapres Jusuf Kalla.
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karya Cipta 2019 Universitas Negeri Yogyakarta yang terdiri dari mahasiswa Teknik Mekatronika Fakultas Teknik UNY, yaitu Riza Atika, Anung Endra Raditya dan, Rohsan Nur Marjianto, membuat alat deteksi dini (early warning system) untuk bencana tsunami yang terhubung dengan pelantang masjid.
Kalangan akademisi dan peneliti menyarankan perlunya kajian ulang terhadap rencana Pemerintah Pusat dan Pemprov Sulawesi Tengah untuk membangun tanggul tsunami sepanjang 7,2 kilometer dengan ketinggian enam meter diĀ kawasan Teluk Palu bersama lembaga dari Jepang yaitu "Japan International Coorporation Agency (JICA)".