Hendak Berwisata ke Kawasan Pantai Gunungkidul, Jalur Ini Macet sampai 2 Km
Seperti yang telah diprediksi sebelumnya, kawasan pantai di Kabupaten Gunungkidul bakal diserbu oleh wisatawan saat libur Lebaran tahun ini.
Seperti yang telah diprediksi sebelumnya, kawasan pantai di Kabupaten Gunungkidul bakal diserbu oleh wisatawan saat libur Lebaran tahun ini.
Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan kunjungan wisata selama libur Lebaran sebanyak 154.403 orang. Diharapkan dari kunjungan ini mampu menambah Pendapatan Asli Daerah dari retribusi wisata sebanyak Rp1,2 miliar.
Selama libur Lebaran, diprediksi ada 154.403 pengunjung akan memadati kawasan wisata di Gunungkidul.
Dinas Pariwisata Gunungkidul optimistis sektor wisata Gunungkidul bisa terus bangkit dan pulih seperti sebelum pandemi Covid-19. Keyakinian ini tak lepas dari pertumbuhan ekonomi Gunungkidul sebesar 5,22%. Sementara, sekor wisata menjadi paling bersinar selama 2021.
Geoheritage Cross Country 2022 telah digelar oleh yang terlaksana Dinas Pariwisata Gunungkidul di destinasi Gunung Ireng di Kalurahan Pengkol, Patok, Sabtu (26/3/2022). Kegiatan tersebut adalah upaya dari Pemkab Gunungkidul untuk menjadikan kawasan Gunung Ireng sebagai kawasan sport tourism.
Pantai Mesra Gunungkidul menjadi acuan penataan wisata. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan menata kawasan Pantai Baron-Kukup di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari mengacu pada penataan Pantai Mesra atau Ngrawe yang lokasinya berada di antara Baron dengan Kukup.
Pemkab Gunungkidul kembali menghidupkan wacana penataan kawasan pantai, meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Penataan ini salah satunya menyasar di Pantai Baron dan Kukup di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari menjadi satu kawasan.
Dinas Pariwisata Gunungkidul harus bekerja keras guna memenuhi target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi tiket masuk wisata. Pasalnya, target PAD wisata di tahun ini mencapai Rp27 miliar, atau naik dua kali lebih dibanding capaian di 2021.
Gondola untuk ngopi di ketinggian 40 meter sambil menikmati pemandangan Samudra Hindia di Gunungkidul viral dan belakangan dipersoalkan karena belum ada sertifikat keamanan.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Muhammad Arif Aldian mengapresiasi pengelola Teras Kaca yang berpartisipasi dalam upaya pengembangan pariwisata di Gunungkidul. Meski demikian, ia meminta pengelola melengkapi sertifikasi keamanan Jogja Sky sebelum mengoperasikan gondola.