Jalur ke Pantai Gesing Gunungkidul Padat, Kendaraan Hanya Bisa Merayap
Pantai di Gunungkidul dipadati pengujung untuk menikmati hari terakhir libur tahun baru. Lalu lintas padat dan kendaraan hanya bisa merayap.
Pantai di Gunungkidul dipadati pengujung untuk menikmati hari terakhir libur tahun baru. Lalu lintas padat dan kendaraan hanya bisa merayap.
Melandainya persebaran kasus Covid-19 di Gunungkidul berdampak positif pada sektor pariwisata. Objek wisata pelan-pelan dibuka dan menggerakkan kembali roda perekonomian.
Dinas Pariwisata Gunungkidul menargetkan kunjungan saat libur natal dan tahun baru sebanyak 147.715 orang. Diharapkan dari dengan kegiatan libur ini mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,12 miliar.
Target pendapatan asli daerah (PAD) 2021 dari sektor pariwisata di Gunungkidul belum tercapai. Padahal, target yang dipatok tahun ini telah diturunkan dibanding target pada 2020.
Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salim Segaf Al-Jufri mendorong DIY untuk mengembangkan wisata halal. Karena DIY menjadi salah satu provinsi dari delapan propinsi yang masuk dalam perioritas pengembangan ekonomi syariah.
Pemkab Gunungkidul belum berencana untuk menggunakan aplikasi Sugeng Rawuh seperti yang digunakan Pemkot Jogja di kawasan wisata. Untuk pengendali protokol kesehatan di area wisata lebih mengedepankan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dan Visiting Jogja. Pengawasan prokes terus diperketat karena masih banyaknya wisatawan yang ngeyel.
Pemkab Gunungkidul mengubah aturan kendaraan yang akan masuk kawasan wisata. Pasalnya, di aturan terbaru plat nomor kendaraan yang berwarna kuning bebas keluar masuk wisata tanpa ada aturan ganjil genap.
Destinasi wisata Gunungkidul mulai dibuka sejak hari ini, Rabu (20/10/2021). Kepastian ini tertuang dalam Surat Edaran Sekretaris Daerah No.556/4825 tentang Pembukaan Destinasi Wisata di Kabupaten Gunungkidul.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjadi pengunjung pertama di Desa Wisata Gunung Api Purba, Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul setekah tutup akibat pandemi Covid-19. Ia mendaki perbukitan hingga berkeliling menggunakan kendaraan bak terbuka.
Kapanewon Panggang, Gunungkidul mendapatkan anggaran kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di tahun ini sebesar Rp600 juta. Pagu ini digunakan untuk membangun jalan menuju Pantai Grigak di Kalurahan Girikarto.