Investasi di Gunungkidul Serap 10.738 Orang Tenaga Kerja
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Investor Jepang dan Tiongkok melirik KPI Semin di Gunungkidul. Namun hingga kini investasi baru masih sebatas penjajakan dan belum terealisasi.
Pemkab Gunungkidul siap memfasilitasi minat investor Jepang untuk membangun pabrik kerajinan kulit, dengan menyediakan lahan 2 hektare di Kawasan Industri Semin
Investasi di Gunungkidul mencapai Rp394,04 miliar hingga Mei 2026 dan menyerap 7.147 tenaga kerja. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Investasi Gunungkidul hingga Mei 2026 mencapai Rp394 miliar atau 45,9 persen dari target tahunan. Sektor industri menjadi penyumbang investasi terbesar.
Investasi di kawasan karst Gunungkidul diperbolehkan dengan syarat ketat, termasuk perlindungan lingkungan dan izin lengkap.
Pemkab Gunungkidul perketat izin investasi di kawasan karst (KBAK). Pengusaha dilarang buang limbah ke tanah dan wajib patuhi zonasi inti lindung.
Investasi Gunungkidul triwulan I 2026 capai Rp217 miliar, didominasi PMDN dan sektor perdagangan.
Investasi Gunungkidul triwulan I 2026 capai Rp217 miliar. Sektor perdagangan mendominasi dan target tahunan optimistis terlampaui.