DPP Optimistis Masa Tanam Kedua di Gunungkidul Lancar
Petani di Kabupaten Gunungkidul memasuki masa tanam kedua di 2020. Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul pun memastikan masa tanam kali ini berjalan sesuai target dan lancar.
Petani di Kabupaten Gunungkidul memasuki masa tanam kedua di 2020. Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul pun memastikan masa tanam kali ini berjalan sesuai target dan lancar.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mendorong masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan tanaman empon-empon. Penanaman ini sebagai upaya penyiapan cadangan pangan dalam rangka antisipasi dampak Covid-19.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul memberikan bantuan unit pengolah pupuk organik (UPPO) kepada tiga kelompok tani (klomtan). Diharapkan bantuan ini bisa mendukung upaya petani dalam memaksimalkan potensi pertanian yang dimiliki.
Di tengah pandemi Corona, Kelompok Tani (Poktan) Milenial Taruna Karya Dusun Pampang, Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, memilih menjual hasil tanaman sayur-sayurannya seperti cabai, sawi, bayam, kacang panjang dan sayuran lain melalui sistem daring. Cara berjualan online merupakan jalan terbaik dan perlu dilakukan di masa pandemi.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk tidak fokus menanam padi di musim tanam kedua. Pasalnya, curah hujan diprediksi berkurang sehingga bisa berpengaruh terhadap perkembangan tanaman.
Hujan yang masih terus turun dengan intensitas tinggi berdampak pada hasil produksi tanaman hortikultura. Di Kecamatan Playen, petani melon merugi lantaran gagal panen menyusul tingginya curah hujan.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul memastikan serangan hama tidak mengganggu hasil panen padi secara keseluruhan di musim tanam pertama. Diprediksi masa panen berlangsung hingga akhir April 2020.
Petani di Kecamatan Semin mulai memanem padi sejak Senin (23/3). Salah satu jenis benih yang dipanen oleh Kelompok Tani (Poktan) Mulyo, Dusun Garotan, Desa Bendung, yakni jenis hibrida. Hasil panen padi jenis ini sangat memuaskan, jauh dari padi varietas lokal.
Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul optimistis target panen padi di masa tanam pertama mencapai 237.930 ton gabah kering bisa tercapai. Keyakinan ini tidak lepas dari suburnya tanaman dan serangan hama yang relatif terkendali.
Kementerian Pertanian (Kementan) berharap hasil produksi kedelai di Gunungkidul pada 2020 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menggenjot produksi yakni dengan memperluas area tanam.