Pemain PSS Diminta Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan, Ini Taruhannya
Liga 1 baru akan bergulir pada 1 Oktober 2020 mendatang. Laga PSS Sleman kontra Persebaya Surabaya akan membuka kembali kompetisi yang sempat mati suri itu.
Liga 1 baru akan bergulir pada 1 Oktober 2020 mendatang. Laga PSS Sleman kontra Persebaya Surabaya akan membuka kembali kompetisi yang sempat mati suri itu.
Laga uji coba jadi bagian persiapan tim jelang bergulirnya kompetisi. Namun dalam situasi pandemi seperti ini, laga uji coba boleh jadi hanya opsi. Pasalnya, terdapat risiko yang tak kecil jika laga uji coba dilaksanakan tanpa mengindahkan protokol kesehatan ketat.
Salah satu regulasi yang ditawarkan LIB kepada PSSI adalah setiap klub peserta Liga 1 wajib memasukan minimal dua nama pemain U-20 ke dalam skuat. PS Sleman, selaku salah kontestan pun tak mau ketinggalan. Tim berjuluk Elang Jawa itu berencana menggaet lima orang pemain muda.
PSS Sleman mengharapkan penanganan Covid–19 di Sleman berlangsung cepat sehingga memungkinkan adanya pelonggaran kebijakan pembatasan fisik. Bila kebijakan pembatasan fisik masih terlampau ketat, persiapan menuju kelanjutan Liga 1 pada Oktober nanti akan sangat sulit.
Kebugaran pemain PSS Sleman anjlok selama penangguhan kompetisi akibat pandemi Covid-19.
Sejumlah klub Liga 1 bakal berkandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman dalam lanjutan kompetisi yang rencananya digelar Oktober 2020 mendatang.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic akan mempersiapkan timnya secara bertahap dalam menyongsong kelanjutan Liga 1 Indonesia yang akan kembali digelar pada Oktober mendatang.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic siap memberikan menit bermain bagi para pemain mudanya seiring dengan dengan wacana PSSI yang mewajibkan klub menurunkan pemain U-20 saat kompetisi kembali digelar.
Kondisi kebugaran pemain PSS Sleman pada pekan ketiga libur karena pandemi virus Corona sedikit menurun. Kendati demikian, semua pemain dipastikan dalam kondisi sehat.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic meminta semua pihak tetap waspada terhadap keberadaan virus Corona. Meski saat ini berada di Hong Kong, mantan pelatih Borneo FC ini menyatakan terus memantau para pemainnya.