Tag: pss sleman

Daftar artikel

Sepakbola

Soal Potong Gaji, Besok Manajemen PSS Sleman Gelar Rapat

Harianjogja.com, SLEMAN - Manajemen PSS Sleman memastikan menggelar rapat internal terkait dengan penetapan status force majeure dari PSSI karena wabah Covid-19, Sabtu (28/3/2020).nnStatus ditetapkan oleh PSSI melalui surat yang dilayangkan ke masing-masing klub. Selain menetapkan status, surat tersebut juga berisi diperbolehkannya klub untuk melakukan perubahan kontrak kerja ndengan pemain dan ofisial atas kewajiban membayar 25 persen dari nilai kontrak yang sudah disepakati.nn“Rencana besok kami akan rapat dan membicarakan surat tersebut. Juga perihal kontrak dan gaji pemain," kata Manajer PSS Danilo Fernando, Jumat (27/3/2020).nnDanilo mengatakan akan ada pembahasan mengenai kontrak dan gaji pemain jangka pendek hingga Juni mendatang. “Hal ini akan kami diskusikan dengan direksi dan manajemen,” lanjut dia. nnSebelumnya, Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Hempri Suyatna mengatakan, ada wacana dari sejumlah klub dengan membuka opsi memotong gaji pemain, pelatih dan ofisial, karena wabah Covid-19. Alhasil, pihaknya masih menunggu keputusan dari PSSI. nn"Kami masih menunggu arahan PSSI. Nanti, seperti apa baru kita akan diskusi dulu di level manajemen," lanjut Hempri.nnUntuk sementara, manajemen kata Hempri akan memaksimalkan waktu libur kompetisi dengan melakukan penataan internal.nnHal penting dilakukan karena PSS saat ini masih dalam transisi seiring dengan perpindahan saham dari Soekeno ke PT Palladium Pratama Cemerlang.nn"Kami tata lagi SOP (standart operasional) manajemen.nnUntuk struktur kita juga masih nunggu proses jual beli ini selesai dan nantinya kita juga nunggu arahan dari pemegang saham terbesar seperti apa," ucap Hempri.

Jum'at, 27 Maret 2020 20:47 WIB
Soal Potong Gaji, Besok Manajemen PSS Sleman Gelar Rapat
Sepakbola

Kompetisi Ditunda, Sembada Sementara Hentikan Produksi Merchandise

Harianjogja.com, SLEMAN - Pabrikan apparel asal Sleman Sembada untuk sementara terpaksa menghentikan produksinya. nLangkah ini diambil menyusul lesunya penjualan jersey dan merchandise PSS Sleman karena merebaknya Covid-19. n"Memang ada produksi yang harus pending. Entah, situasi ini akan berakhir," kata Manajer Bisnis Sembada Hasbi Sirajudin, Jumat ( 27/3/2020).nHasbi mengungkapkan, dengan penundaan kompetisi musim ini, cukup banyak menggerus usaha dari pihaknya untuk mendapatkan keuntungan. Sebab, meski dinilai cukup laku jersey terbaru PSS Sleman, namun penundaan kompetisi membuat jumlah jersey yang terjual tidak akan sama saat kompetisi berjalan. nAlhasil, Sembada memilih untuk tidak melanjutkan memroduksi jersey untuk sementara waktu. n"Jika terus dilakukan, artinya kami berjudi. Karena kompetisi akan kembali digelar kami juga belum tahu. Untuk itu kami sekarang hanya bisa melakukan efisiensi," ucap Sirajudin.

Jum'at, 27 Maret 2020 12:52 WIB
Kompetisi Ditunda, Sembada Sementara Hentikan Produksi Merchandise
Sepakbola

Sejumlah Klub Liga 1 Akan Potong Gaji Pemain, Ini Tanggapan Manajemen PSS Sleman

Harianjogja.com, SLEMAN - Ketidakpastian kompetisi Liga 1 2020 karena merebaknya pendemi Covid-19 membuat sejumlah kontestan kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air khawatir. nBahkan beberapa klub membuka opsi memotong gaji pemain, pelatih dan ofisial. nTerkait dengan wacana tersebut, manajemen PSS akhirnya angkat bicara. n"Ini kan baru wacana dari 10 kontestan Liga 1 dan bukan keputusan PSSI," kata Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS) Hempri Suryatna kepada Harianjogja.com, Kamis (26/3/2020) pagi. nKarena masih sebatas wacana, Hempri pun belum bisa memastikan apakah manajemen PSS akan mengambil opsi potong gaji seperti yang direncanakan sejumlah klub. Sejauh ini manajemen PSS masih menunggu arahan dan keputusan PSSI terkait kelanjutan kompetisi, format dan juga perihal kontrak pemain dan pelatih. n"Kami masih menunggu arahan PSSI. Nanti, seperti apa baru kita akan diskusi dulu di level manajemen," lanjut Hempri. nUntuk sementara, manajemen kata Hempri akan memaksimalkan waktu libur kompetisi dengan melakukan penataan internal. nHal penting dilakukan karena PSS saat ini masih dalam transisi seiring dengan perpindahan saham dari Soekeno ke PT Palladium Pratama Cemerlang. n"Kami tata lagi SOP (standart operasional) manajemen. nUntuk struktur kita juga masih nunggu proses jual beli ini selesai dan nantinya kita juga nunggu arahan dari pemegang saham terbesar seperti apa," ucap Hempri.

Kamis, 26 Maret 2020 09:07 WIB
Sejumlah Klub Liga 1 Akan Potong Gaji Pemain, Ini Tanggapan Manajemen PSS Sleman
Sepakbola

Libur Pemain PSS Berpotensi Diperpanjang

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman berpeluang memperpanjang libur para pemainnya, menyusul belum adanya kepastian dari PSSI terkait dengan kelanjutan kompetisi Liga 1 2020. nn"Kemungkinan menambah waktu libur ada. Namun, kami masih akan bicarakan lagi dengan tim pelatih," kata Asisten Manajer PSS M Eksan, Rabu (25/3/2020). nnLangkah meliburkan pemain sejatinya telah dilakukan oleh manajemen PSS dari Jumat (20/3/2020) hingga Senin (30/3/2020) karena merebaknya pandemi virus Corona.nnEksan menegaskan dengan kondisi yang saat ini ada, manajemen enggan mengambil risiko dengan tetap menggelar latihan. Selain itu, juga belum jelas kapan kompetisi akan kembali dilanjutkan.nn"Bagi kami, kesehatan dan keselamatan yang paling utama," terang Eksan. nnTerkait kelanjutan kompetisi, Eksan memperkirakan akan digelar usai Lebaran. "Saya perkirakan kemungkinan dilanjutkan usai Lebaran. Sambil menunggu meredanya wabah Covid-19," ucap Eksan. nnSementara langkah latihan mandiri dilakukan oleh pemain PSS, Derry Rachman Noor. Bek kiri PSS ini memilih tetap berlatih demi menjaga kebugaran dan mempersiapkan diri jika nantinya PSSI memberikan kepastian kompetisi kembali dilanjutkan. nn"Pelatih sudah memberikan program untuk di rumah. Saat ini saya tetap berlatih di rumah," kata Derry.

Rabu, 25 Maret 2020 08:17 WIB
Libur Pemain PSS Berpotensi Diperpanjang