Bawang Putih dari China Bakal Banjiri Pasar Indonesia
Bawang putih impor bakal kembali membanjiri pasar Indonesia.
Bawang putih impor bakal kembali membanjiri pasar Indonesia.
Bulog menjamin persediaan saat ini mencukupi hingga akhir 2019 dan menyatakan tidak akan mengimpor beras lagi sepanjang tahun ini.
Bulog mengklaim ada menteri yang menghalangi pelaksanaan impor bawang putih, akibatnya harga komoditas pangan tersebut masih tinggi.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera menerbitkan Perizinan Impor (PI) bawang putih untuk tujuh perusahaan swasta.
Kementerian Perdagangan membatalkan rencana impor bawang putih dari China. Sebab, stok bawang ini sendiri masih dinyatakan cukup untuk memenuhi stok selama beberapa bulan.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan menyelidiki lambatnya proses penerbitan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RPIH) terutama bagi importir bawang putih yang sudah melakukan wajib tanam.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan rencana impor 100.000 ton bawang putih masih menunggu izin dari Kementerian Perdagangan.
Perum Bulog menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk melaksanakan penugasan impor bawang putih sebesar 100.000 ton dari pemerintah guna stabilisasi harga komoditas tersebut.
Perum Bulog tengah melengkapi persyaratan administrasi untuk mengimpor bawang putih sebesar 100.000 ton, yang salah satunya menunggu surat penugasan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) keluar.
Istilah unicorn atau perusahaan rintisan yang memiliki valuasi lebih dari US$1 miliar, menjadi perbincangan hangat pasca debat pilpres 2019 pada Minggu (17/2/2019). Kata itu disinggung oleh calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo yang kemudian ditanggapi oleh rivalnya, Prabowo Subianto.