Dinsos Sleman Minta Desa Pajang Nama Penerima BLT Terdampak Covid-19
Untuk transparansi data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), Dinsos Sleman meminta masing-masing desa untuk menempel daftar nama penerima.
Untuk transparansi data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), Dinsos Sleman meminta masing-masing desa untuk menempel daftar nama penerima.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk wilayah Sleman akan disalurkan mulai Sabtu (16/5/2020). Hal ini menyusul selesainya pendataan yang dilakukan desa dan proses cleansing yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) Sleman.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mengimbau kepada masyarakat penerima bantuan untuk menggunakan dengan bijak. Jangan sampai uang bantuan sosial tunai (BST) dari Pemerintah Pusat digunakan membeli pulsa atau rokok.
Sejumlah desa di Bantul sudah mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) tahap pertama yang bersumber dari dana desa atau DD untuk warga miskin yang terdampak Coronavirus Disease atau Covid-19.
Presiden Joko Widodo meyakinkan bahwa bantuan sosial yang diberikan oleh negara selanjutnya akan semakin baik dan sesuai dengan data yang seharusnya menerima.
Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak pandemi COVID-19 di Kulonprogo, ditargetkan rampung sebelum lebaran atau pekan depan.
Jogja Chinese Art & Culture Centre (JCACC) juga kembali menggelar aksi sosial di masa pandemi Covid-19. Kali ini, dengan menggandeng Ikatan Alumni Pangudi Luhur (Ikalpangulu), Ikatan Koko Cici (Koci) Jogja, Barak Tunas Karya DIY, serta sejumlah masyarakat Tionghoa DIY menggelar aksi sosial yang sudah dilakukan secara bertahap.
Paguyuban Tionghoa Bhakti Putera bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) DIY dan Muda Mudi Bhakti Putera (MMBP) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada masyarakat menengah ke bawah di DIY, Sabtu (2/5/2020).
Desa Banaran dan Gading di Kecamatan Playen menjadi desa yang sudah mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa. Adapun sebesaran bantuan Rp600.000 setiap bulan dan diberikan selama tiga bulan.
Presiden Joko Widodo mengakui bahwa saat ini belum semuanya bantuan tersalurkan kepada keluarga penerima manfaat. Presiden meminta warga menunggu aparat pemerintah menyampaikan bantuan kepada mereka.