BLT Rp300.000 dan Rp200.000 Cair, Cek NIK di Situs Ini
Bantuan tunai yang dilanjutkan pada 2021, meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Bantuan tunai yang dilanjutkan pada 2021, meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Adanya kebijakan bantuan sosial tunai (BST) di masa pandemi Covid-19 dinilai langkah yang tepat.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan program bantuan tunai se-Indonesia tahun 2021 pada Senin (4/1/2021) di Istana Negara. Ada 3 jenis bansos tunai yang dibagikan masyarakat yang paling membutuhkan di 34 provinsi.
Awal Januari ini Kementerian Sosial kembali mendistribusikan bantuan sosial (bansos) ke sejumlah daerah termasuk DIY. Dari tiga jenis bansos yakni bantuan sosial tunai (BST), program sembako dan program keluarga harapan (PKH), DIY mendapat Rp155 miliar.
BSU untuk guru madrasah non-PNS sudah terserap seluruhnya sejak 30 Desember 2020. Pasalnya, saldo di bank penyalur program pemerintah tersebut sudah habis.
Di pengujung 2020, Cokelat Monggo mengadakan program berbagi kasih sebagai bentuk rasa syukur.
Pemerintah Pusat menganggarkan Rp110 triliun untuk melanjutkan program perlindungan sosial pada 2021.
Mensos Tri Rismaharini berharap penyaluran bansos yang akan dilakukan pada pekan pertama Januari 2021 dapat mendorong tingkat konsumsi masyarakat.
Presiden Jokowi meminta agar penyaluran bansos tepat sasaran dan tidak ada penyelewengan dalam proses penyalurannya kepada masyarakat.
Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai atau BLT pada 2021. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bantuan tersebut nanti tidak boleh digunakan untuk membeli rokok.