Inflasi DIY Diproyeksi Tetap Terjaga, BI Waspadai El Nino
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY memprediksi inflasi di DIY hingga akhir 2026 tetap terkendali dan berada dalam kisaran sasaran
BI mempertahankan BI Rate 5,75% pada Juli 2026. Airlangga berharap sektor riil dan pertumbuhan kredit tetap bergerak.
Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai US$444,4 miliar atau Rp7.946,6 triliun per Mei 2026. Rasio terhadap PDB tercatat 29,9 persen dan ma
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
Bank Indonesia mencatat modal asing senilai 9 miliar dolar AS masuk ke SBN dan SRBI hingga 26 Juni 2026, didorong kenaikan BI-Rate dan stabilitas pasar.
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing Rp19,02 triliun pasca kenaikan BI Rate. Rupiah menguat ke Rp17.865 didukung inflow SBN dan SRBI.
BI DIY dan TPID luncurkan MRANTASI PKK 2026 untuk tekan inflasi lewat budidaya cabai dan ketahanan pangan rumah tangga.
BI proyeksikan rupiah 2027 di Rp16.800–17.500 per dolar AS. Ini lima faktor pendorong penguatan menurut Perry Warjiyo.
Rencana BI menaikkan remunerasi kas pemerintah dinilai dapat membantu menekan biaya utang negara dan menjaga stabilitas rupiah.
BI, Kemenkeu, dan DPR memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas rupiah di Rp18.000 dan meredam tekanan pasar keuangan Indonesia.