HARIAN JOGJA HARI INI: Ekonomi DIY Diprediksi Tumbuh 6%
Epidemiolog Universitas Indonesia, Kamaluddin Latief, meminta pemerintah untuk menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) hingga seharga tes antigen yakni Rp99.000
Epidemiolog Universitas Indonesia, Kamaluddin Latief, meminta pemerintah untuk menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) hingga seharga tes antigen yakni Rp99.000
Pemerintah memastikan adanya kenaikan upah pada 2022. Organisasi pekerja di DIY mendesak Pemda DIY untuk menaikkan upah secara signifikan di Bumi Mataram agar ekonomi terdongkrak.
Sejumlah bus angkutan wisata yang akan masuk DIY kucing-kucingan dengan petugas patroli lapangan karena belum melengkapi surat vaksin maupun kelengkapan dokumen lainnya.
Sejumlah pedagang pasar tradisional di DIY masih banyak yang terjerat rentenir atau bank plecit. Bunga yang dikenakan untuk pinjaman bisa mencapai 20% sebulan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini untuk waspada datangnya La-Nina menjelang akhir tahun ini.
Harian Jogja Edisi Kamis (21/10/2021).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menindak tegas anak buahnya yang melanggar aturan.
Sebanyak 89 debt collector pinjaman online (pinjol) ilegal yang ditangkap di Sleman dibawa ke Polda Jawa Barat.
Sejumlah warga DIY mulai abai protokol kesehatan (prokes) setelah Bumi Mataram turun level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pemda DIY khawatir munculnya klaster baru penyebaran Covid-19 bisa berpengaruh terhadap status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).