DKP Kulonprogo Evaluasi Target Produksi Perikanan 2019
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo berencana mengevaluasi target perikanan, baik tangkap maupun budi daya.
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo berencana mengevaluasi target perikanan, baik tangkap maupun budi daya.
Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta mendorong kepada semua pelaku bisnis bidang perikanan di wilayah DIY untuk mampu menangani produk perikanan dengan cara yang tepat. Pemahaman itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan nilai jual produk serta jaminan kesehatan terhadap konsumen.
Rendahnya angka konsumsi ikan di DIY ternyata berbanding terbalik dengan jumlah ikan yang didistribusikan ke luar DIY, baik ke beberapa daerah di Indonesia maupun ekspor ke mancanegara.
Kalangan mahasiswa ikut bersuara terkait dengan rendahnya konsumsi ikan warga DIY. Mereka berharap pemerintah terus mengampanyekan konsumsi ikan di masyarakat.
Jumlah realisasi produksi perikanan tangkap di Kulonprogo pada Januari-September 2018 masih rendah. Tercatat angka produksi sebesar 983,382 ton atau 40,49% dari target 2.424 ton.
Petani atau pembudidaya ikan Keramba Jaring Apung (KJA) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar pertemuan di salah satu hotel di Kota Jogja, Jumat (26/10/2018). Pertemuan itu untuk merespons atas aturan pembatasan dan penghapusan KJA yang dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah.
Indonesia dinilai memiliki potensi yang besar di bidang perikanan. Hal tersebut didukung dengan wilayah Indonesia tiga perempatnya berupa lautan dan memiliki garis terpanjang kedua di dunia.
Sejak dua tahun terakhir, pembudidaya ikan gurami kesulitan mendapatkan benih. Kelangkaan benih terjadi lantaran minimnya pasokan benih ikan dari suplier yang berasal dari luar daerah.
Selama beberapa hari terakhir, nelayan di Pantai Congot, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, panen lobster. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi nelayan setelah sebelumnya mereka tak bisa melaut lantaran gelombang laut yang tinggi.
Realisasi produksi udang di Kulonprogo mencapai 774,2 ton Triwulan (TW) II. Realisasi tertinggi terdapat di Kecamatan Panjatan, terutama di pusat kawasan budidaya udang Kulonprogo, Desa Pleret dan Garongan.