Teras Malioboro Bocor, Pemda DIY Janji Segera Perbaiki
Pemda DIY berjanji akan segera melakukan perbaikan terhadap Teras Malioboro 1 yang bocor parah saat hujan deras.
Pemda DIY berjanji akan segera melakukan perbaikan terhadap Teras Malioboro 1 yang bocor parah saat hujan deras.
Eks gedung Bioskop Indra di Jalan Malioboro kini telah berubah menjadi Teras Malioboro 1 yang menampung ribuan pedagang kaki lima (PKL). Namun, gedung yang baru ditempati itu sudah "ambyar" saat hujan deras karena kebocoran di mana-mana.
Pemerintah Kota Jogja menyebut, kejadian bocor di tempat relokasi pedagang kaki lima (PK) Malioboro khususnya di Teras Malioboro 1 murni disebabkan hujan deras disertai angin kencang sehingga terjadi limpasan air hujan dari atap.
Pemda DIY berencana memanfaatkan lahan eks Kampus UPN sebagai tempat parkir untuk pengunjung Teras Malioboro. Pemerintah akan melakukan berbagai upaya untuk menarik pengunjung agar nyaman menuju ke lokasi tempat baru para PKL Malioboro.
Teras Malioboro 2 menjadi bangunan baru yang digarap khusus untuk jadi lokasi relokasi pedagang kaki lima (PKL) Malioboro. Namun, hujan deras membuat Teras Malioboro ambyar yang dipicu luberan air dari talang.
Pemerintah Kota Jogja meminta pengelola usaha otoped atau skuter listrik di kawasan Malioboro untuk meliburkan aktivitas selama sekitar satu pekan atau selama proses relokasi pedagang kaki lima ke lokasi baru berlangsung.
Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada (UGM) berharap kawasan Malioboro, Kota Jogja pasca-relokasi PKL tidak berubah wujud seperti kawasan jalur pedestrian di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Beberapa pedagang kaki lima (PKL) yang menempati Teras Malioboro 2 atau eks Kantor Dinas Pariwisata DIY dan Teras Malioboro 1 atau eks Gedung Bioskop Indra mulai menjajakan dagangan mereka.
Beberapa tempat wisata di sekitar Malioboro dan Stasiun Tugu Jogja bisa dicapai dengan mudah, cukup dengan berjalan kaki.
Pemerintah melarang lapak di Teras Malioboro 1 dan Teras Malioboro 2 disewakan kepada pihak ketiga atau dipindahtangankan.