Lagi Ramai, Kelompok Remaja Bersenjata Meresahkan Surabaya
Perbincangan warganet soal remaja bersenjata tajam berkeliaran di malam hari di Kota Pahlawan tidaklah tiba-tiba. Ada beberapa kejadian kekerasan sebelumnya.
Perbincangan warganet soal remaja bersenjata tajam berkeliaran di malam hari di Kota Pahlawan tidaklah tiba-tiba. Ada beberapa kejadian kekerasan sebelumnya.
Polisi menetapkan satu orang tersangka dari 11 orang yang ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) pada Minggu (20/11/2022) dini hari lalu.
Total sebanyak 11 orang yang didominasi oleh remaja ditangkap oleh petugas patroli Polda DIY,
Puluhan pelajar salah satu SMK swasta asal Sleman bersama orang tua mereka dan perwakilan guru dikumpulkan di Mapolsek Klaten, Jumat (11/11/2022) sore.
Sebanyak empat pelajar dari salah satu SMK swasta di Sleman, DIY ditangkap setelah ikut rombongan pelajar yangmelempar cat ke salah satu SMK swasta di Klaten.
Ayah biologis dari bayi yang dilahirkan oleh siswi SMA di Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, terungkap. Ia juga ternyata berstatus seorang pelajar.
Polisi berhasil mengamankan rombongan remaja yang melakukan konvoi pagi hari dengan membawa gir dan besi menyerupai pedang.
Polsek Umbulharjo Kota Jogja menangkap tiga anak yang membawa senjata tajam jenis celurit dan pedang. Setelah olah perkara dilakukan, diketahui bahwa senjata tajam itu adalah hasil bikinan mereka sendiri.
Insiden dugaan kejahatan jalanan kembali terjadi di Kota Jogja. Seorang korban atas nama Budi Maulana Rudi, 17, warga Berbah, Sleman jadi korban dan mengalami luka lecet akibat jatuh dari sepeda motor setelah kejar-kejaran di Jalan Batikan pada Sabtu (11/6/2022) dini hari.
Pemerintah Kota Jogja menegaskan tidak ada korban acak dalam kekerasan jalanan yang melibatkan.