Angkasa Pura I Hentikan Sementara Layanan Penerbangan di 15 Bandara
PT Angkasa Pura I (Persero) menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang pada 15 bandara kelolaannya mulai Jumat 24 April 2020 hingga 1 Juni 2020.
PT Angkasa Pura I (Persero) menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang pada 15 bandara kelolaannya mulai Jumat 24 April 2020 hingga 1 Juni 2020.
Kementerian Perhubungansegera menaikkan tarif penerbangan dua kali lipat pada hari ketiga setelah regulasi diterbitkan.
Pesawat Lion Air terbakar di Filipina saat lepas landas di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila, Minggu (29/3/2020) malam.
PT Angkasa Pura I mengakui bahwa pendapatan perseroan ikut terdampak wabah virus Corona penyebab Covid-19.
Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) menghentikan sementara seluruh layanan penerbangan mulai 1 April 2020. Keputusan ini mempertimbangkan situasi risiko wabah virus Corona penyebab Covid-19 di Indonesia.
Pada 29 Maret 2020 mendatang, PT Angkasa Pura I (Persero) akan mengoperasikan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo secara penuh (full operation).
Maskapai penerbangan menjadi salah satu sektor yang langsung terpukul dengan meluasnya epidemi virus korona Covid-19. Begitu wabah merebak di Wuhan, Tiongkok, pemerintah Indonesia langsung mengikuti langkah negara lain menutup rute ke negara dengan penduduk terbanyak di dunia itu. Langah pemerintah itu tentu harus dibarengi dengan berbagai " siasat" industri penerbangan termasuk bersiasat untuk tetap menjaga perkembangan penumpang melalui kampanye diakon dan insentif dengan sektor yang langsung berkaitan dengan kinerja maskapai kita.
PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat 12.703 pembatalan penerbangan di 15 bandara akibat merebaknya virus Corona.
Wabah virus corona memberi dampak buruk bagi dunia penerbangan Tanah Air.
Studi menunjukkan sebagian besar orang berpikir bahwa proses untuk melakukan perjalanan udara lebih menegangkan dibandingkan ketika mereka bekerja.