Wabah Corona Beri Dampak terhadap Pendapatan Angkasa Pura I
PT Angkasa Pura I mengakui bahwa pendapatan perseroan ikut terdampak wabah virus Corona penyebab Covid-19.
PT Angkasa Pura I mengakui bahwa pendapatan perseroan ikut terdampak wabah virus Corona penyebab Covid-19.
Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) menghentikan sementara seluruh layanan penerbangan mulai 1 April 2020. Keputusan ini mempertimbangkan situasi risiko wabah virus Corona penyebab Covid-19 di Indonesia.
Pada 29 Maret 2020 mendatang, PT Angkasa Pura I (Persero) akan mengoperasikan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo secara penuh (full operation).
Maskapai penerbangan menjadi salah satu sektor yang langsung terpukul dengan meluasnya epidemi virus korona Covid-19. Begitu wabah merebak di Wuhan, Tiongkok, pemerintah Indonesia langsung mengikuti langkah negara lain menutup rute ke negara dengan penduduk terbanyak di dunia itu. Langah pemerintah itu tentu harus dibarengi dengan berbagai " siasat" industri penerbangan termasuk bersiasat untuk tetap menjaga perkembangan penumpang melalui kampanye diakon dan insentif dengan sektor yang langsung berkaitan dengan kinerja maskapai kita.
PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat 12.703 pembatalan penerbangan di 15 bandara akibat merebaknya virus Corona.
Wabah virus corona memberi dampak buruk bagi dunia penerbangan Tanah Air.
Studi menunjukkan sebagian besar orang berpikir bahwa proses untuk melakukan perjalanan udara lebih menegangkan dibandingkan ketika mereka bekerja.
Pemerintah dan BUMN menggelontorkan insentif hinggaRp910 miliar untuk menggairahkan industri pariwisata dalam negeri melalui subsidi tiket pesawat.
Pemerintah memberikan sejumlah insentif berupa diskon tiket hingga potongan harga pelayanan jasa penumpang pesawat udara dan avtur. Kebijakan ini berpotensi memotong tarif tiket pesawat domestik hingga 50%.
Pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat domestik sebesar 30% mulai Maret 2020 untuk mendongkrak sektor pariwisata yang tertekan dampak wabah virus Covid-19.