Data Nasabah Dibocorkan Peretas Lockbit, Pengamat Sarankan BSI Berbenah
Berdasarkan penelusuran Vaksincom, data nomor rekening yang dibocorkan kelompok ransomware LockBit valid merupakan data nasabah BSI.
Berdasarkan penelusuran Vaksincom, data nomor rekening yang dibocorkan kelompok ransomware LockBit valid merupakan data nasabah BSI.
PT Bank Syariah Indonesia, Tbk. atau BSI kembali memastikan data dan dana nasabah dalam kondisi aman, sehingga nasabah dapat bertransaksi secara normal dan aman
Akun Twitter @darktrace_int membagikan informasi bahwa data nasabah BSI disebarkan di dark web oleh grup hacker ransomware LockBit setelah masa negoisasi usai.
Harianjogja.com, JOGJA -- Bank Indonesia (BI) menekankan agar inklusi keuangan tidak hanya berhenti pada kepemilikan rekening saja.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengatakan seluruh layanan perbankan perseroan sudah berangsur normal dan pulih sejak Kamis (11/5) kemarin. Gangguan yang di
Manajemen BSI menyebutkan terdapat setoran tunai senilai Rp30 miliar pada Sabtu (13/5/2023) atau seusai gangguan layanan yang diduga karena ransomware.
Manajemen BCA menjelaskan alasan mengapa BCA Mobile tidak dapat digunakan pada hari ini Minggu (15/5/2023).
Seorang nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) kehilangan dana simpanannya senilai Rp378,25 juta.
Indonesia memutuskan untuk meningkatkan kepemilikan saham di Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IsDB) dari posisi ke-12 menjadi posisi ke-3.
Satu nasabah PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI melaporkan dana tabungannya senilai Rp378,25 juta menghilang.