Calon Ketum Partai Golkar, Bamsoet Minta Rizal Mallarangeng Tak Panik
Rizal lebih baik siapkan pertanggungjawaban karena suara partai berlambang pohon beringin tersebut mengalami penurunan di DKI Jakarta pada Pemilu 2019.
Rizal lebih baik siapkan pertanggungjawaban karena suara partai berlambang pohon beringin tersebut mengalami penurunan di DKI Jakarta pada Pemilu 2019.
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan akan terus mendukung dan mengawal program pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Jumat (28/6/2019) nanti, politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo menegaskan dirinya akan memutuskan maju atau tidak dalam kontestasi calon Ketua Umum Partai Golkar.
Desakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar merupakan manuver sejumlah pihak mengincar jatah kursi Menteri di Pemerintahan Jokowi-Maruf. Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Percepatan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di saat menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi tentang sengketa Pemilu 2019 kurang elegan. Hal tersebut disampaikan olehPengamat politik dari Political and Public Policy Studies, Jerry Massie.
Ketua Dewan Pakar Partai Golkar HR Agung Laksono mendukung langkah DPP Partai Golkar memberikan sanksi pemecatan Erwin Aksa dari kepengurusan karena mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019.
DPD Partai Golkar DIY menargetkan mampu menduduki 44 kursi keterwakilan di parlemen baik di tingkat pusat maupun kabupaten/ kota.
Partai Golkar menyampaikan sejumlah nama pengurus partai dan kadernya untuk tim kampanye nasional pemenangan Joko Widodo dan pasangannya pada Pemilu 2019.
Partai Golkar DIY hingga Selasa (17/7/2018) pukul 20.00 WIB belum mengajukan berkas pendaftaran bakal Caleg ke KPU. Penyebabnya, penentuan bakal caleg di internal partai masih belum selesai.
Wacana pembentukan pansus hak angket pengangkatan Komjen M Iriawan alias Iwan Bule sebagai Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar) terlalu berlebihan Partai Golkar meminta sejumlah pihak agar lebih efektif menanggapi polemik tersebut.