Diusulkan Jadi Warisan Budaya Dunia, Sumbu Imajiner Jogja Disidangkan UNESCO Tahun Ini
Sumbu imajiner di Jogja kini tengah berproses untuk ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.
Sumbu imajiner di Jogja kini tengah berproses untuk ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.
Saat pandemi Covid-19 membuat semua bidang kehidupan saat ini harus beradaptasi. Upaya ini juga dilakukan oleh Dinas Kebudayaan DIY yang mencoba untuk tetap mengadakan kegiatan yang bersifat kebudayaan dengan disesuaikan dengan protokol pencegahan penularan Covid-19.
Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan Peh Cun tahun ini diperkirakan tidak begitu meriah.
Sebagai upaya mengembalikan wujud Alun-Alun Utara Jogja seperti pada zaman dahulu, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY membangun pagar yang mengelilingi tanah lapang halaman Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat tersebut.
Kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal yang menjadi salah satu tradisi yang dinanti-nanti masyarakat Jogja ditiadakannya tahun ini. Tradisi yang ditandai dengan dengan arak-arakan gunungan yang sedianya berlangsung pada Minggu (24/5/2020) terpaksa ditiadakan mengingat masa tanggap darurat Covid-19 yang belum dicabut. Selain itu serangkaian prosesi lainnya seperti prosesi Numplak Wajik, Ngabekten, hingga Ringgitan Bedhol Songsong juga tidak diselenggarakan tahun ini.
Pada Sabtu (16/4/2020) mendatang, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman akan menggelar acara Karuh Budaya Dalam Tembang (Kadang) karya almarhum Didi Kempot dengan topik "Guyub Rukun Membangun Masyarakat Sleman yang Berbudaya di Masa Pandemi Covid-19". Acara akan dilaksanakan jam 21.00 WIB.
Pelaksanaan upacara Labuhan pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.
Teh adalah bagian penting dari tradisi Tiongkok. Masyarakat meminum teh untuk benar-benar menikmati rasa asli teh.
Komite Seni Budaya Nusantara menggelar pertemuan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Gedung PPSDM Kemendagri, Jalan Argolubang, Baciro, Kota Jogja, Senin (9/3/2020) hingga Selasa (10/3/2020).
Lakon Cakruk yang tampil di malam acara "The Jumputan", Kelurahan Tahunan Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, untuk yang kedua kalinya, Minggu (1/3/2020), ini menyajikan pementasan terkait masalah lingkungan. Namun, semangat persatuan dan kesatuan antar masyarakat menjadi modal utama dalam mencapai kesejahteraan.