Ekonomi Jogja Tumbuh 5,84 Persen, Ini Sektor Paling Moncer
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Jawa Tengah mencatatkan performa ekonomi gemilang di awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jateng pada triwulan I
Menkeu Purbaya optimistis ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5,5% pada 2026, didorong reformasi fiskal dan percepatan program pemerintah.
Sektor pertanian jadi penopang ekonomi nasional saat sektor lain tertekan, BI catat kinerja usaha tetap positif.
IMF peringatkan Eropa terancam resesi dengan inflasi mendekati 5 persen akibat lonjakan harga energi global.
Harianjogja.com, JOGJA— Dampak tekanan ekonomi global semakin dirasakan oleh pelaku usaha dalam negeri, mulai dari lonjakan harga bahan baku hingga pelemahan
DIY bidik pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2026, pariwisata dan pertanian jadi andalan.
Pelaporan SPT Tahunan tembus 11 juta lebih, pemerintah beri perpanjangan waktu dan hapus sanksi bagi wajib pajak orang pribadi.
Pemerintah sebut kondisi nasional tetap stabil di tengah tekanan global, harga BBM dan kebutuhan pokok terjaga.
Harga kedelai impor di Kudus naik hingga Rp10.700/kg. Produsen tahu belum menaikkan harga meski keuntungan turun hingga 30 persen.