Cerita Ayah Korban Mutilasi di Sleman Lihat Jasad Anaknya: Mengerikan
Jasad korban mutilasi di Sleman, AI, 35, sempat dilihat oleh ayah dan ibunya di Rumah Sakit Bhayangkara saat identifikasi.
Jasad korban mutilasi di Sleman, AI, 35, sempat dilihat oleh ayah dan ibunya di Rumah Sakit Bhayangkara saat identifikasi.
Korban mutilasi yang ditemukan di Jalan Kaliurang Km 18, Kelurahan Pakembinangun, Pakem, Sleman, yaitu AI, 35, ternyata ibu dua anak.
Keluarga AI, perempuan 35 tahun yang menjadi korban mutilasi di Sleman menduga motif pembunuhan adalah dendam pribadi. Dugaan tersebut diungkapkan ayahnya.
Kasus mutilasi seorang perempuan di sebuah hotel di Sleman menggegerkan publik belakangan ini. Menurut kesaksian warga, korban masih hidup pada Sabtu
Ketua PMI Jogja 2021-2026, Heroe Poerwadi mengundurkan diri. Pengunduran diri tersebut karena masalah keuangan dimana tak adanya transparansi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memperkirakan kemarau tahun ini datang pada Mei dan akan lebih kering dan panas.
Rumah duka korban mutilasi AI, 35, perempuan, di Kelurahan Panembahan, RT 04 RW 29, Kemantren Keraton sudah ramai dengan pelayat pada Senin (20/3/2023).
Korban mutilasi AI, 35, perempuan yang ditemukan di sebuah penginapan di Pakem, Sleman disebut menghilang sejak Sabtu (18/3/2023) sore.
Kelurahan Gedongkiwo melakukan sosialisasi pembangunan biopori di wilayahnya pada Sabtu (18/3/2023).
Data Dinsoskertrans Jogja menyebut ada 3.116 penyandang disabilitas di wilayahnya. Usaha untuk memberikan layanan inklusif terus dilakukan.