Pekerjaannya Mengancam Nyawa, Tapi Ratusan Nelayan di Bantul Tak Punya Asuransi
<p><em>Baru 237 nelayan yang telah memiliki asuransi kecelakaan kerja.</em></p>
<p><em>Baru 237 nelayan yang telah memiliki asuransi kecelakaan kerja.</em></p>
<p><em>Puluhan peserta ramaikan Fun Run 5K</em></p>
<p><em>Bantul belum bebas nyamuk Aedes Aegepty.</em></p>
<p><em>Erupsi Gunung Merapi tujuh tahun silam tak hanya menyisakan duka tapi juga semangat dan keteladanan</em></p>
<p><em>Dewan panggil tim anggaran daerah terkait polemik bantuan untuk pertenak.</em></p>
<p><em>Ada banyak temuan yang ditemukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul pada tahap penelitian administrasi</em></p>
<p><em>Bupati Bantul Suharsono menilai program pemberdayaan masyarakat tak efektif.</em></p>
<p><em>AELI promosikan Laguna Depok dengan cara unik.</em></p>
Belasan izin untuk pemasangan reklame di wilayah Kabupaten Bantul sudah kadaluarsa. Namun hingga kini perusahaan periklanan terkait belum juga mengurus izin perpanjangan reklame-reklame tersebut
Kepala Seksi Pengamanan dan Patroli Satpol PP Bantul, Kitri Suwondo mengakui kesulitan untuk mengeksekusi reklame besar karena anggarannya cukup besar. Pihaknya harus menggandeng pihak ketiga untuk menurunkan reklame.