Kesenian Topeng Ini Tampil Lagi setelah Puluhan Tahun Mati Suri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kesenian topeng yang vakum 31 tahun di Dusun Danggolo dan Luweng Ombo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus secara resmi bangkit dari mati suri.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kesenian topeng yang vakum 31 tahun di Dusun Danggolo dan Luweng Ombo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus secara resmi bangkit dari mati suri.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Komunitas jeep dan trail Gunungkidul melakukan aksi bakti sosial di Desa Ngestirejo, Tanjungsari dan Desa Pule, Tepus. Mereka melakukan dropping air 30 tangki, Minggu (20/9/2014).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Sosial , Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Gunungkidul sudah menghabiskan dana Rp360 juta untuk program dropping air bersih ke enam kecamatan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Gaplek merupakan makanan khas dari Gunungkidul. Gaplek berasal dari ketela pohon yang dikeringkan. Gaplek pun masih bisa diolah menjadi berbagai macam makanan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Warga Desa Kepek, Kecamatan Wonosari mengaku belum bisa mengakses dana keistimewaan (danais) secara optimal. Hingga saat ini, untuk menggelar acara adat seperti bersih desa, warga masih harus ditarik iuran.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunungkidul A Hary Sukmono mengatakan, tahun ini akan ada penambahan penunjuk arah ke lokasi wisata.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Penunjuk arah ke objek wisata di Gunungkidul masih minim sehinga dinilai perlu diperbanyak. Saat ini, masih ada wisatawan yang kebingungan dan tersesat.
Anak-anak tengah berusaha menangkap lele dalam lomba tangkap lele di Balaidusun Kepek I, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, Kamis (18/9/2014). (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul akan menambah jadwal donor darah keliling atau Mobile Unit (MU). Pasalnya, permintaan darah setiap bulan mencapai 600 kantong.
Keberadaan telaga di sebuah wilayah membawa berbagai manfaat bagi masyarakat di sekitar. Apalagi daerah yang langganan terkena kekeringan saat musim kemarau. Adalah telaga Tritis yang dulu dimanfaatkan warga untuk mendapatkan air minum, sekarang justru untuk memandikan ternak. Berikut laporan wartawan Harian Jogja Kusnul Isti Qomah.