Perpustakaan Gunungkidul Tambah Buku Senilai Rp20 Juta
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Gunungkidul akan menambah koleksi bukunya. Dana yang akan dialokasikan Rp20 juta.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Gunungkidul akan menambah koleksi bukunya. Dana yang akan dialokasikan Rp20 juta.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kenaikan harga elpiji membawa berkah bagi pedagang arang karena mereka turut meningkatkan harga.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Buoy pengukur gelombang yang dipasang di perairan Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul dilepas pemasangannya, Selasa (16/9/2014).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Seorang siswi SMP di Girisubo, Tanta Arumsari, 15, warga Pucung, Girisubo, Gunungkidul meninggal seketika setelah mengalami tabrakan dengan truk tangki, Senin (15/9/2014).
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Warga yang mengalami kekeringan berusaha melakukan berbagai cara untuk membeli air, termasuk menjual ternak maupun bongkahan tanah sawah. Adapun, warga Dusun Ngampiran, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul memilih menjual kerajinan dari bambu.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Pedagang di area pasiran di Pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari sudah pindah sejak beberapa waktu lalu. Meski begitu, pedagang mengaku tetap mendapatkan keuntungan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Wisatawan terseret arus di Pantai Drini, Banjarejo, Tanjungsari , Minggu (14/9/2014). Korban berhasil diselamatkan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Hingga Agustus, Pengadilan Agama Wonosari sudah mengeluarkan 29 dispensasi nikah. Rata-rata karena hamil terlebih dahulu.
Harianjogja,com, GUNUNGKIDUL-Warga Dusun Ngampiran, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop baru saja melakukan eksplorasi gua vertikal atau luweng untuk mencari tahu apakah ada sumber air di dalamnya. Hal itu dilakukan, agar warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Setidaknya selama 31 tahun pelaku seni topeng di Dusun Luweng Ombo dan Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunungkidul terpaksa harus menahan diri memberikan pertunjukan terbaik. Berkat kebaikan seseorang yang bersedia meminjamkan gamelan, akhirnya kesenian ini kembali hidup.