BADAI CEMPAKA : Sultan: Kerugian Diurus Nanti, yang Penting Manusianya
<p><em>Kerugian akibat bencana yang menggempur DIY hingga saat ini belum bisa dipastikan</em></p>
<p><em>Kerugian akibat bencana yang menggempur DIY hingga saat ini belum bisa dipastikan</em></p>
<p><em>Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat akan menggelar grebeg sebagai puncak perayaan Maulid Nabi Muhammad</em></p>
<p><em>Sejumlah elemen masyarakat membentuk Aliansi Kemanusiaan Jogja Sehati.</em></p>
<p><em>Ketergantungan DIY dengan Jakarta dan Bali cukup besar dalam hal kedatangan wisatawan asing</em></p>
<p><em>Ketergantungan DIY dengan Jakarta dan Bali cukup besar dalam hal kedatangan wisatawan asing</em></p>
<p><em>Wisman asal Eropa banyak yang masuk DIY melalui Jakarta</em></p>
<p><em>Wisman asal Eropa banyak yang masuk DIY melalui Jakarta</em></p>
<p><em>Turis Jepang datang melalui Bali karena tidak ada penerbangan langsung dari negeri para samurai itu ke DIY</em></p>
<p><em>Turis Jepang datang melalui Bali karena tidak ada penerbangan langsung dari negeri para samurai itu ke DIY</em></p>
<p><div dir="auto"><br /> <div dir="auto"><em>Status tersebut akan diberlakukan mulai hari ini hingga akhir Januari 2018</em></div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto"><strong>Harianjogja.com, JOGJA-</strong>Pemerintah Daerah (Pemda) DIY merespons berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini dengan mengeluarkan status siaga darurat bencana.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">"Pak Gubernur [Sri Sultan HB X] berkenan untuk mengeluarkan pernyataan siaga darurat untuk memudahkan pelaksanaan di lapangan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Gatot Saptadi di Kompleks Kepatihan.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Status tersebut akan diberlakukan mulai hari ini hingga akhir Januari 2018. Status siaga darurat, sambungnya, bermakna semua pihak, baik para organisasi perangkat daerah dan masyarakat agar bisa saling bersinergsi satu sama lain dalam menangani bencana dan mengotimalkan segala potensi yang dimiliki.</div><br /> <div dir="auto"></div><br /> <div dir="auto">Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Krido Suparyitno menambahkan, status siaga darurat bisa saja dinaikkan menjadi tanggap darurat ketika jumlah kejadian bencana alam terus bertambah.</div><br /> </div></p>