Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, mengangkat tema OPTIMUSE-PRINT (Optimalisasi dan Pemberdayaan UMKM Sego Kemoel dan Ecoprint)./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul, mengangkat tema OPTIMUSE-PRINT (Optimalisasi dan Pemberdayaan UMKM Sego Kemoel dan Ecoprint).
Muhammad Arif Rizqi, dosen Program Studi Pendidikan Dokter UMY yang membimbing KKN ini mengatakan kegiatan pengabdian berlangsung pada 16 Januari-15 Februari 2021. Sebanyak 10 orang dari UMKM Sego Kemoel dan UMKM Ecoprint Tembindigo terlibat dalam KKN tersebut.
“Tujuan KKN ini adalah meningkatkan daya minat pembeli UMKM (Tembidigo dan Sego Kemul) di masa pandemi. Jugga memperkenalkan produk UMKM (Tembidigo danS ego Kemul) lebih luas lagi melalui media sosial, serta menambah inovasi produk Segi Kemul dan membuat packaging lebih menarik konsumen, kata Muhammad Arif Rizqi melalui keterangan tertilis.
Abdimas dan mahasiswa KKN melakukan survei lokasi dan merumuskan kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan hasil survei kemudian tersusun beberapa kegiatan pemberdayaan. Hasil dari kegiatan pemberdayaan UMKM Sego Kemul di antaranya UMKM sego Kemul telah terdaftar di akun Grab Food, memiliki video profil yang akan di posting di akun Instagram Sego Kemul, serta memiliki kemasan produk yang lebih menarik yang implikasinya adalah memperluas pangsa pasar Sego Kemul itu sendiri. Selain itu juga dapat meningkatkan penjualan dari sego kemul.
Sedangkan hasil dari kegiatan pemberdayaan UMKM Ecoprint Tembindigo di antaranya adalah Tembindigo memiliki video profile, memiliki galeri untuk menampilkan hasil karya ecoprint, memiliki plakat identitas yang menunjukkan tempat Tembindigo, dan Tembindigo memiliki Hanging tag untuk membranding Tembindigo. Selain itu melalui diadakannya pelatihan pembukuan, Tembindigo dapat membuat pembukuan yang digunakan untuk mencatat semua transaksi sehingga semua transaksi tercatat dengan rapih dan memperkecil adanya risiko kerugian yang mengakibatkan gulung tikar.
“Kegiatan sangat membantu dan sebagai sarana latihan bagi mahasiswa untuk mengembangkan semangat mengabdi dan berwirausaha,” ujar dia. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.