Efisiensi Anggaran, Bantul Genjot Pariwisata Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Logo UMY/umy.ac.id
Harianjogja.com, BANTUL—Ana Taqwa Wati, dosen Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Pemahaman Pentingnya Legalisasi Pengemasan Produk Rumahan Warga Pedak.
PKM ini berlangsung di Dusun Pedak, Desa Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, 16 Januari – 16 Februari 2021. Sasaran PKM adalah salah satu UMKM di Dusun Pedak yang terletak di Desa Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, yaitu pengusaha peyek rumahan. Kegiatan pengabdian masyarakat UMY ini melibatkan satu dosen pembimbing dan delapan mahasiswa.
“Tujuan kami adalah memberikan satu alternatif pendongkrak pemasaran produk peyek dengan mencoba memberikan pengertian, pembelajaran, serta pendampingan terhadap mitra terkait legalitas dan peningkatan kualitas kemasan, sehingga dapat memperpanjang usia kerenyahan peyek. Teknik ini dipilih karena menurut informasi mitra dan hasil observasi, mitra belum memiliki gambaran fungsi dari legalitas kemasan, efek desain kemasan terhadap peningkatan daya jual produk, serta efek kualitas kemasan yang semakin bagus kemasan maka akan membuat atau memperpanjang usia kerenyahan produk,” kata Ana Taqwa Wati.
Proses kegiatan pengabdian ini adalah pembuatan stiker untuk produk mitra UMKM yang terlibat di Dusun Pedak yang terletak di Desa Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, sosialisasi UMKM dengan tema peran kemasan dan legalitas dalam rangka meningkatkan kualitas kemasan produk UMKM dengan mendatangkan ahli,. pelatihan penggunaan alat press kedap udara untuk memperbaiki kemasan produk mitra UMKM, pelatihan penggunaan media sosial untuk memasarkan produk UMKM.
“Program pengabdian ini sangat memberikan manfaat bagi mitra, yang sebelumnya memproduksi peyek dan mengemas secara konfensional, dengan adanya program pengabdian ini, terdapat perubahan terhadap pengemasan produk dan pemberian label pada kemasan. Harapan dari pengembangan model pengemasan ini adalah supaya jangkauan penjualan lebih luas dan usia produk lebih awet atau lebih panjang,” ujar Ana. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
KPK menetapkan empat tersangka kasus dugaan pemerasan di Pemalang, termasuk Bupati Pemalang dan staf administrasi KPK.
Media Vietnam memasukkan Timnas Indonesia sebagai kandidat juara FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Vietnam dan Thailand setelah hasil drawing resmi diumumkan.
Sebanyak 480 penyuluh agama Islam di eks Karesidenan Kedu didorong memperkuat peran sebagai penjaga harmoni sosial dan mitra pemerintah menghadapi tantangan era
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul terus memperketat pengawasan terhadap pemasangan reklame yang melanggar aturan.