Efisiensi Anggaran, Bantul Genjot Pariwisata Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Tim Program Kemitraan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PKM UMY) mengadakan pelatihan pendampingan Bahasa Inggris secara Mandiri untuk Ibu-Ibu dengan Anak Usia Sekolah pada 21 Maret, 4 April dan 11 April di Masjid Salsabila, Kaliwilut, Sentolo, Kulonprogo./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tim Program Kemitraan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PKM UMY) mengadakan pelatihan pendampingan Bahasa Inggris secara Mandiri untuk Ibu-Ibu dengan Anak Usia Sekolah pada 21 Maret, 4 April dan 11 April di Masjid Salsabila, Kaliwilut, Sentolo, Kulonprogo.
Kegiatan diikuti kelompok Ibu-Ibu jamaah Masjid Salsabila yang memiliki putra/i usia SD dan SMP 13 orang aktif. Sedangkan Program PKM ini bertujuan untuk pengenalan dan pemanfaatan aplikasi Google Translate untuk membantu ibu-ibu membimbing putra/i dalam belajar bahasa inggris secara mandiri di rumah.
“Tahap awal dimulai dengan koordinasi dengan mitra dan sosialisasi dengan calon peserta program dengan membentuk Grup WA. Program PKM ini dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan dengan materi pelatihan sebagai berikut: Pertemuan 1: pretest, perkenalan pengabdi,pengenalan google translate. Pertemuan 2 menerjemahkan kata dan kalimat dari indonesia ke inggris dan sebaliknya. Lalu, latihan dengan soal yang ada di buku sekolah anak-anak SD Pertemuan. Sedangkan pertemuan ketiga adalah latihan pengucapan kata dan kalimat dimana ibu-ibu mencoba praktik berbicara Bahasa Inggris secara berpasangan dan post test,” papar Ketua Tim PKM UMY Ika Wahyuni Lestari, dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa
Boimin, perwakilan takmir Masjid Salsabila mengucapkan terima kasih kepada UMY, dosen, dan mahasiswa yang telah memberi pembelajaran Bahasa Inggris untuk jamaah ibu-ibu Masjid Salsabila yang sudah bisa berjalan lancar selama 3 kali pertemuan. “Semoga kedepan bisa memberi manfaat untuk jamaah Masjid Salsabila,” kata Boimin.
Fitri, seorang ibu muda yang juga salah satu peserta program mengatakan, mengucapkan banyak terima kasih karena telah mengajarkan Bahasa Inggris. “Pokok’e thank you very much.” (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai AS tidak perlu memblokir AI China untuk memenangkan persaingan teknologi. Ia mendorong peningkatan inovasi dan daya saing perus
BLT Kesra Rp900.000 kembali ramai dibicarakan menjelang Agustus 2026. Hingga kini pemerintah belum mengumumkan kelanjutan maupun jadwal pencairan bantuan terseb
Sebanyak 30 hektare sawah di Palihan, Sindutan, dan Jangkaran, Temon, Kulonprogo, bertahun-tahun tak mendapat aliran irigasi Kalibawang. Petani mengandalkan sum
AS resmi larang impor robot humanoid & robot kaki empat buatan asing. FCC nilai robot ancaman keamanan nasional. China mengecam kebijakan ini!
Polresta Jogja memecah berkas 19 tersangka kasus Little Aresha Daycare menjadi dua kelompok berdasarkan dugaan peran. Jumlah korban kini mencapai 157 anak.