Happy Berkendara Saat Melewati Persimpangan
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Tim Dosen Prodi Hubungan Internasional Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang terdiri atas Dr. Sugito, S.I.P., M.Si dan Dr. Sugeng Riyanto, S.I.P., M.Si. menggelar program pengabdian masyarakat internasional bagi masyarakat Becora, Distrik Dili, Timor Leste./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Tim Dosen Prodi Hubungan Internasional Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang terdiri atas Dr. Sugito, S.I.P., M.Si dan Dr. Sugeng Riyanto, S.I.P., M.Si. menggelar program pengabdian masyarakat internasional bagi masyarakat Becora, Distrik Dili, Timor Leste. Bekerja sama dengan LSM Ecosista yang berada di Becora, Dili, Timor Leste, kegiatan mengambil tema Pengelolaan Sampah Plastik di Timor Leste Untuk Mencapai Tujuan Sustainable Development Goals.
Dr. Sugito, S.I.P., M.Si. mengungkapkan pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi melalui jaringan internet karena adanya pandemi Covid-19 yang melanda Timor Leste. Disampaikan juga tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan pengurus Ecosista dalam mengolah sampah plastik menjadi barang berguna dan memiliki nilai ekonomi, serta meningkatkan kemampuan pengurus Ecosista dalam menjalankan edukasi bagi masyarakat Becora, Dili tentang pengelolaan sampah plastik.
“Kegiatan ini juga bermaksud meningkatkan kemampuan pengurus Ecosista dalam menjalin kemitraan dengan lembaga donor nasional maupun internasional selain juga meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat Becora, Dili dalam pengelolaan sampah plastik,” katanya.
Ditambahkan pelatihan dilaksanakan secara daring dengan 3 orang instruktur yaitu Dr. Sugito, S.I.P., M.Si., Dr. Sugeng Riyanto, S.I.P., M.Si., dan Sukastini, S.Pd dan diikuti oleh pengurus Ecosista. Selain mendapatkan materi daur ulang sampah plastik, peserta juga diajari membuat akun media sosial dengan tujuan mendapatkan dukungan luas dari masyarakat dan sarana edukasi sekaligus promosi Ecosista agar lebih dikenal oleh masyarakat dan mitra.
“Selepas program, Tim akan melakukan monitoring melalui sosial media yang telah dibuat. Selain monitoring dan evaluasi dilakukan secara mandiri oleh Tim, LP3M UMY juga menjalankan fungsi monev pada pertengah pelaksanaan program sebagai insturmen akuntabilitas pelaksanaan hibah,” tambahnya.
“Kami sangat senang sekali menjadi partrner dan kerjasama dengan Pak Sugito dan Tim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang me-support Ecosista dan kami berharap bahwa kami akan bisa sebisa-bisanya dalam mengembangkang akvitas kami dalam mengurangi sampah palstik di Timor Leste,” kata salah satu peserta. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berkendara sepeda motor di jalan raya sangat berbahaya apabila pengendara belum cukup mengetahui ilmu dan teknik berkendara.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.