Efisiensi Anggaran, Bantul Genjot Pariwisata Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Kelompok 134 KKN Reguler IT Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar program Pengembangan Pemasaran Produk Lokal Melalui Pembuatan Akun Google My Business (GMB) dan Pembaruan Labelling dan Packaging Produk di Kerten, Kunden, Imogiri, Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Kelompok 134 KKN Reguler IT Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar program Pengembangan Pemasaran Produk Lokal Melalui Pembuatan Akun Google My Business (GMB) dan Pembaruan Labelling dan Packaging Produk di Kerten, Kunden, Imogiri, Bantul.
Ketua program pengabdian sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN UMY Kelompok 134, Titis Wisnu Wijaya, mengatakan UMKM yang dikelola di wilayah tersebut secara umum dikelola secara mandiri. Model pemasarannya dititipkan dari satu toko ke toko yang lainnya. Oleh karena itu, tim pengabdi menginisisasi program pengabdian di UMKM salah satunya milik Ibu Paijah dalam mengembangkan pemasaran yang lebih luas melalui Google My Business (GMB) dan pembaruan labelling dan packaging produk seiring dengan analisa kebutuhan pemasaran.
“Dengan adanya akun Google My Business diharapkan produk Ibu Paijah ini akan dikenal secara luas melalui internet. Sejalan dengan itu, labelling dan packaging menjadi faktor pendukung dalam pemasaran yang luas baik secara langsung maupun dalam jaringan. Sehingga roda perekonomian UMKM Ibu Paijah dapat berkembang dengan baik,” kata Titis, dosen Teknologi Informasi Fakultas Teknik UMY.
Paijah atau yang akrab dengan panggilan Yu Jah sebagai pemilik UMKM Keripik tempe sagu dan peyek yang diberi nama “Echo” ini merasa sangat senang dan berterima kasih kepada Kelompok 134 KKN Reguler IT UMY dan juga Bapak DPL KKN, Titis Wisnu Wijaya, beserta Tim LP3M UMY yang telah memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mengembangkan penjualan ke pasar yang lebih luas, harapannya pelaku UMKM bisa menjalankan program ini secara mandiri kedepan.
Google Bisnisku atau Google My Business merupakan fitur gratis yang mudah digunakan oleh para pengelola bisnis maupun organisasi untuk keperluan mengelola kehadiran online mereka di Google, termasuk juga dipenelusuran dan Google Maps. Dengan hanya verifikasi dan mengedit informasi bisnis ataupun usahanya, maka dapat membantu pelanggan menemukan bisnis anda dan menceritakan kisah tentang bisnis anda kepada mereka (calon pelanggan). (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
CEO Grammy Harvey Mason Jr. tanggapi keputusan BTS mundur dari Grammy 2027. Ia sedih tapi hormati, dan klarifikasi tujuan kategori Best Asian Pop.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus OTT Pemalang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan seorang staf administrasi KPK. Penyidikan dilakukan dalam
Concacaf bergabung dengan UEFA mengkritik proposal FIFA Forward Enterprise. Transparansi dan proses konsultasi menjadi sorotan utama terhadap rencana bisnis bar
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan satu grup penggilingan beras meraup keuntungan hingga Rp2 triliun per bulan. Kementan menyebut potensi k
Dubai meluncurkan program "A Dubai Invite" yang menawarkan hadiah hingga 3.000 dirham bagi warga yang mengajak wisatawan asing berkunjung.