PKM UMY Tingkatkan Kemandirian Komunitas Difabel Sedayu

Media Digital
Media Digital Jum'at, 21 Mei 2021 23:37 WIB
PKM UMY Tingkatkan Kemandirian Komunitas Difabel Sedayu

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah di Kecamatan Sedayu, Bantul, meningkatkan kemandirian komunitas difabel./Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah di Kecamatan Sedayu, Bantul, meningkatkan kemandirian komunitas difabel.

Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat ini merupakan kerjasama dari Tim Pengabdi Farmasi dan Agribisnis UMY dengan LazisMU Sedayu. Tim Pengabdi terdiri dari apt. Pinasti Utami, M.Sc , Dr. Ir. Indardi, M.Si , apt. Mega Octavia, M.Sc , apt. Ingenida Hadning, M.Sc , apt. Salmah Orbayyinah, M.Si  dan apt. MT Ghozali, M.Sc . Target sasaran pengabdian masyarakat ini yaitu komunitas Difabel yang terdapat di Kecamatan Sedayu meliputi Desa argomulyo, argorejo, argosari dan argodadi. Program yang diusung tim pengabdi yaitu, Peningkatan Kemandirian Komunitas Difabel

Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 5-6 Mei 2021 yang bertempat di kantor Kecamatan Sedayu, Sleman. Kegiatan pengabdian dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat yaitu, Bapak Camat Sedayu, Kepala Desa Sedayu, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, Pengurus PCM Bapak Rakidi, Ketua LazisMu Sedayu, Bapak Nur Halim Sumirat, M.Pd dan komunitas Difabel.

Program peningkatan kemandirian yang dilakukan pada tanggal 5 Mei berupa pemberian penyuluhan tentang penguatan dan adminitrasi organisasi, pengurusan ijin PIRT, serta produk pangan halal dan higienis, sedangkan pelaksanaan di hari kedua, tanggal 06 mei berupa penyuluhan tentang pemanfaatan digital marketing bagi pelaku usaha dan public speaking. Luaran dari kegiatan ini yaitu peningkatan pengetahuan yang diukur dengan metode pre-tes dan pos-tes.

“Komunitas Difabel yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias dengan materi yang disampaikan terbukti dari banyaknya peserta yang bertanya dan memberikan tanggapan saat sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung. Hasil testimoni dengan beberapa komunitas difabel mengatakan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat, komunitas difabel bisa upgrade pengetahuan dan skill yang tentunya berguna untuk mengembangkan usahanya. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan topik peningkatan kemandirian komunitas difabel berjalan lancar dan program penyuluhan yang dilakukan sangat efektif meningkatkan pengetahuan komunitas difabel,” kata Mega Octavia, dosen Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online