UMY Latih Anggota Ranting Aisyiyah Tahunan Umbulharjo Membuat Batik Jumputan

Media Digital
Media Digital Senin, 24 Mei 2021 17:17 WIB
UMY Latih Anggota Ranting Aisyiyah Tahunan Umbulharjo Membuat Batik Jumputan

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan pembuatan kain jumputan dan cara mengatasi pencemaran lingkungan bagi pengurus dan anggota Ranting Aisyiyah Tahunan Umbulharjo./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA–Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar pelatihan pembuatan kain jumputan dan cara mengatasi pencemaran lingkungan bagi pengurus dan anggota Ranting Aisyiyah Tahunan Umbulharjo.

“Tujuan melakukan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan ekonomi warga khususnya anggota Ranting Aisyiyah Tahunan melalui pembuatan batik jumputan, penyuluhan tentang kewirusahaan dan serta penyuluhan terkait pencemaran lingkungan,” kata Penanggungjawab kegiatan sekaligus DPL, Dr. Yeni Widowaty, SH. MHum., dosen Magister Hukum/Pascasarjana UMY.

Acara penyuluhan tentang kewirausahaan diberikan oleh Dr. Arni Surwanti, MSi dan Penyuluhan tentang Pencemaran Lingkungan oleh Dr Yeni Widowaty, SH. MHum bertempat di Balai RK kampung Tahunan. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan kain celup oleh ibu Suratijah yang juga pengurus PRA Tahunan.

“Selanjutnya peserta dibagikan kain putih polos masing-masing 2.5 m, pensil untuk membuat pola, manik-manik dan pendedel kain. Kemudian pelatih mengajari membuat pola. setelah tahu cara membuatnya disepakati untuk dilanjutkan di rumah dan proses pencelupan,” katanya.

Proses selanjutnya setiap peserta dibagikan ember untuk proses pewarnaan dengan cara pencelupan. Ukuran pewarna sudah dibuatkan pendamping dan satu kain harus habis sehingga tidak menimbulkan limbah. Sehingga dalam pembuatan kain jumputan ini diminimalisir limbahnya supaya tidak menimbulkan pencemaran.

“Harapan saya sebagai pihak yang melakukan penghabdian masyarakat diantara peserta ada yang mengembangkannya untuk usaha karena cara pembuatan yang mudah,” pungkasnya. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online