Tutup KLIC Fest 2026, Bupati : Klaten Selalu Jadi Rumah Pesepeda Dunia
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendorong pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme pada Bank Sampah Surolaras Suronatan./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dengan Ketua Pengabdian Ir. Diah Rina Kamardiani,M.P. dan dua anggota, Ir. Lestari Rahayu,M.P., dan Genesiska,S.Si.,M.Sc selaku anggota, mendorong pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme pada Bank Sampah Surolaras Suronatan.
Kegiatan dimulai 14 Maret 2021 sampai Juni 2021 dan diikuti 30 orang pengurus dan nasabah Bank Sampah Surolaras RW 08 Suronatan
“Tujuan kegiatan pengabdian pada Mitra Bank Sampah Surolaras yaitu meningkatkan akses pasar hasil produk kerajinan nasabah, dan lebih dikenalnya bank sampah Surolaras melalui media sosial; adminstrasi pembukuan bank sampah yang lebih baik melalui penggunan aplikasi software; dan pemanfaatan sampah organik dari rumah tangga nasabah bank sampah maupun warga di RW 08 menjadi eco enzyme,” kata Diah Rina, dosen Fakultas Pertanian UMY.
Program pengabdian diawali dengan kegiatan pelatihan pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi eco enzyme (EE). Eco-Enzyme adalah cairan serba guna hasil fermentasi selama 90 hari. Larutan Eco-Enzyme mengandung banyak jenis enzim alami yang berasal dari buah dan sayuran, serta yang dihasilkan oleh mikroba. Setiap jenis enzim memiliki fungsi penting dalam suatu proses biokimia. Eco-Enzyme memiliki banyak sekali manfaat di bidang kesehatan, pertanian, dan perbaikan kualitas lingkungan, sehingga dikenal dengan eco enzyme yang mempunyai sejuta manfaat. Pelatihan disampaikan oleh Ida Ariastuti,S.T. yang selalu aktif dalam memberikan pelatihan eco enzyme di Kota Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti perwakilan ibu-ibu dari tiap RT yang ada di lingkungan RW 08 sekitar 30 peserta dengan harapan dikemudian hari hasil pelatihan dapat ditularkan kepada warga lain. Pelatihan ini mendapat perhatian pihak kalurahan dengan hadirnya Ibu lurah Diah Nur Astuti,S.H.,M.Si dan tokoh masyarakat RW 08. Media dan bahan pembuatan eco enzyme telah disediakan oleh tim pengabdian. Pemanenan co enzyme akan dilaksanakan pada bulan Juni minggu ke dua.
Kegiatan program pengabdian kedua yaitu meningkatkan akses pasar hasil produk nasabah yang mempunyai usaha, dan lebih dikenalnya bank sampah Surolaras dengan promosi melalui media sosial. Pelatihan telah dilaksanakan pada tanggal 17 dan 24 April 2021 yang difokuskan pada teknik fotography dan upload content yang menarik di instagram dan facebook. Peserta pelatihan tidak banyak karena sedikitnya nasabah bank sampah yang mempunyai unit usaha.
Pengurus bank sampah Surolaras yang diwakili oleh sekretaris yaitu Ibu Ida Ariastuti,S.T. mengungkapkan bahwa pengabdian yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Fakultas Pertanian UMY telah mengajak bank sampah Surolaras untuk mengelola sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme yang banyak manfaatnya, pemasaran online, dan pembukuan di bank sampah Surolaras. Selain itu mengharapkan kerjasama atau pengabdian ini masih bisa berlanjut dimasa mendatang. Selain itu, Ibu Anita Agustina selaku pelaku UMKM di lingkungan RW 08 yang telah mengikuti pelatihan penggunaan media sosial sebagai media marketing online dapat bermanfaat bagi usaha di bisnis makan ringan yang saat ini masih belum optimal dalam memasarkan produknya melalui media sosial.
“Kegiatan program pengabdian Tim Fakultas Pertanian UMY mempunyai kontribusi dalam menangani masalah sampah yang dihadapi Kota Yogyakarta melalui pemanfaatan sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme,” ujar Diah Rina. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.