Jalan Mulus Permudah Aktivitas Ekonomi Warga Bantul
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Cepit Desa Pendowoharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul mengusung tema Penguatan Kelembagaan Sosial Masyarakat di Era Pandemi "Bertambul"./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Dusun Cepit Desa Pendowoharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul mengusung tema Penguatan Kelembagaan Sosial Masyarakat di Era Pandemi “Bertambul”.
KKN tersebut dibimbing Dr. Ir. Sriyadi, MP, dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UMY. Salah satu kegiatan adalah penyuluhan yang berlangsung di Perum Pendowo Asri No. a20, Dusun Cepit pada 11 Februari 2021 dengan sasaran 10 orang dari UMKM Bertambul.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19 dan memberikan fasilitasi pengadaan tempat cuci tangan (wastafel) dan banner penunjuk lokasi,” kata Sriyadi.
Penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19, fasilitasi pengadaan tempat cuci tangan (wastafel) dan fasilitasi pengadaan banner penunjuk lokasi dilakukan oleh peneliti dan tim Kelompok KKN 162 UMY. Sebagai penyuluh dalam penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19 adalah Dr. Sriyadi dan dibantu oleh tim Kelompok KKN 162 UMY. Disamping penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19 pada kesempatan ini juga diserahkan secara simbolis tempat cuci tangan (wastafel) dan banner penunjuk lokasi. Penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19 dan fasilitasi pengadaan tempat cuci tangan (Wastafel) bertujuan agar masyarakat atau konsumen terdindar dari Covid. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 11 Februari 2021 pada pukul 09.00 – 12.30 bertempat Rumah Bagus Satriya Wibawa di Perum Pendowo Asri No. a20, Dusun Cepit Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19, fasilitasi pengadaan tempat cuci tangan (Wastafel) dan fasilitasi pengadaan banner penunjuk lokasi dihadiri oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bertambul, keluarga, kelompok KKN PPM 162 UMY dan peneliti.
Kegiatan ini sangat disambut dengan penuh antusias oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bertambul beserta keluarga yang berada di Perum Pendowo Asri No. a20, Dusun Cepit Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Tanggapan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bertambul Bagus Satriya Wibawa, menyambut baik kegiatan Penyuluhan dan diskusi pentingnya protokol kesehatan Covid 19 dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Uiniversitas Muhammadiyah Yogyakarta atas bantuan tempat cuci tangan (wastafel) dan banner penunjuk lokasi.
“Pengabdian kepada masyarakat telah selesai dilaksanakan dengan baik. Ada beberapa hal yang dapat disimpulkan sebagai berikut. Terlaksananya Penyuluhan dan Diskusi Pentingnya Protokol Kesehatan Covid 19 pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bertambul. Fasilitasi pengadaan tempat cuci tangan (Wastafel) dan banner penunjuk lokasi pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bertambul terlaksana dengan baik,” kata Sriyadi. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Penutupan kali di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul menelan Rp1,019 miliar untuk pembangunan parkir Taman Kuliner Wonosari.
Biarawati Katolik asal Timor-Leste, Suster Dulce Maria Guterres, meraih gelar Magister Kebidanan di UNISA Yogyakarta dan berbagi kisah toleransi.
Lelang cabai digital di Bantul membantu petani mendapat harga lebih tinggi dibanding pengepul, dengan total 1,7 ton sudah dilelang.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Bupati Gowa Sitti Husniah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka dugaan korupsi pemerasan dan TPPU senilai Rp1,1 miliar.