Tutup KLIC Fest 2026, Bupati : Klaten Selalu Jadi Rumah Pesepeda Dunia
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Pelatihan Penulisan Buku Ajar dan Karya Ilmiah Para Guru di Lingkungan SMP-SMA Muhammadiyah Yogyakarta di Gedung Amphiteater UMY belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Pelatihan Penulisan Buku Ajar dan Karya Ilmiah Para Guru di Lingkungan SMP-SMA Muhammadiyah Yogyakarta di Gedung Amphiteater UMY belum lama ini. Kegiatan bertujuan meningkatkan kreativitas guru SMP-SMA Muhammadiyah Kota Yogyakarta dalam menulis dan membuat karya ilmiah dalam bentuk buku ajar.
Dr.Lilis Suryani, M.Kes, dosen Pogram Studi Pendidikan dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UMY selaku penanggungjawab kegiatan mengatakan peserta pelatihan terdiri dari 13 guru yang terdiri dari 10 guru SMP dan 3 guru SMA. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop yang dilakukan secara tatap muka langsung diisi ceramah dan diskusi untuk memberikan pemahaman peserta tentang bagaimana cara menyusun buku ajar yang memenuhi kaidah disertai dengan pemberian contoh-contoh buku ajar yang sudah diterbitkan dan memiliki ISBN.
“Selain membuat karya ilmiah dalam bentuk buku ajar, kegiatan ini membekali guru SMP-SMA Muhammadiyah Kota Yogyakarta dalam membuat naskah publikasi yang dipublikasikan di jurnal nasional terakreditasi Sinta Dikti,” katanya.
Pelatihan penulisan buku ajar disampaikan oleh Dr.Tri Pitara M,M.Kes.,S.Si. sedangkan pelatihan penulisan jurnal disampaikan oleh Dr.Lilis Suryani,M.Kes. Materi penulisan buku ajar dan jurnal berisi tentang jenis-jenis buku ajar, format buku ajar, struktur isi buku ajar, cara memilih penerbit dan mengurus ISBN, cara membuat manuskrip naskah jurnal, dan cara melakukan submit di jurnal Sinta mulai dari cara mencari jurnal yang cocok dengan topik tulisan sampai submit.
“Mayoritas para guru di SMP-SMA di lingkungan Muhammadiyah Kota Yogyakarta belum pernah membuat buku ajar dan menulis naskah publikasi di jurnal, mereka juga sangat jarang mendapatkan pelatihan penulisan buku ajar dan jurnal dari kalangan dosen di perguruan tinggi. Mayoritas para peserta belum pernah menyusun buku ajar dan jurnal. Terutama dalam membuat tulisan di jurnal, belum ada satu pun peserta yang pernah melakukan submit di jurnal,” pungkasnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.