Megawati Dorong Laut Jadi Pusat Geopolitik dan Inovasi Nasional
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pentingnya kedaulatan kelautan dalam cara pandang geopolitik
PKM Usaha Mikro Penjahit Busana di Kalakan Argorejo Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Barbara Gunawan, S.E., M.Si., Ak., CA., CRA., dosen Akuntansi/Fakultas EKonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema PKM Usaha Mikro Penjahit Busana di Kalakan Argorejo Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul.
“Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan animo masyarakat sasaran untuk menjahit di Penjahit Tanto,” ujar Barbara.
Mitra berlokasi di Dusun Kalakan Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi Mitra tidak terlalu jauh dari Jalan Raya Wates, namun karena berkelok-kelok, bagi yang belum pernah ke lokasi Mitra, maka akan mengalami kesulitan untuk menemukannya. Karena Lokasi Mitra berdekatan dengan Pondok Pesantren, maka Mitra sering menjadikan Pondok Pesantren Ustadz Fahmi.
Setelah dilakukan peninjauan lokasi, maka pengabdi bersama Mitra merancang logo dan informasi yang akan dicantumkan di Plang papan nama, kartu nama, kartu pelanggan, dan stiker.
Papan nama merupakan hal yang mutlak dimiliki oleh pemilik bisnis, papan nama berfungsi membantu konsumen yang akan mencari lokasi Mitra. Sesuai diskusi dengan Mitra, Mitra meminta agar Plang papan nama dibuat dengan ukuran 100 cm x 80 cm dan posisinya diletakkan di dinding. Informasi yang disajikan di papan nama terdiri dari logo, nama penjahit Tanto, nomr telepon, alamat, dan jenis layanan jahitan yang diterima Mitra, yaitu jas resmi, safari, blazer, kebaya, dan seragam kantor. Plang papan nama disajikan pada Gambar 2.
Kartu nama dimaksudkan sebagai personal branding Mitra, berisi informasi yang sama dengan yang terdapat di papan nama, yaitu logo, nama penjahit Tanto, nomor telepon, alamat, dan jenis layanan jahitan yang diterima Mitra, yaitu jas resmi, safari, blazer, kebaya, dan seragam kantor. Kartu nama akan dimasukkan dan atau diberikan kepada pelanggan dan calon pelanggan, serta titipkan ke kantor-kantor yang berpotensi membuat seragam. Sebagai media personal branding Mitra, kartu nama adalah media cukup efektif dan sederhana, karena dapat disimpan di dompet atau diposisikan di kaca yang terdapat di meja kantor.
Stiker juga dapat digunakan sebagai media efektif dalam rangka memberikan informasi tambahan kepada para pelanggan maupun pelanggan potensial. Stiker ini dimasukkan ke dalam tas hasil jahitan dan atau di tempel di kemasan box untuk hasil jahitan. Harapannya stiker ini ditempel konsumen dan calon konsumen untuk memudahkan jika akan menghubungi Penjahit Tanto sekaligus pengingat jika akan menjahit atau merekomendasikan penjahit kepada kolega dan keluarga.
“Setelah kegiatan pengabdian ini, Mitra menyatakan bahwa slot pesanan jahitan hingga Akhir Agustus 2021 telah penuh, padahal sebelumnya terutama diawal masa pandemi, Mitra menerima sangat sedikit jahitan, bahkan harus menawarkan kepada pelanggan dengan cara jemput bahan dan antar jahitan jadi. Meningkatnya animo masyarakat untuk menjahit di Penjahit Tanto tentunya akan menambah pemasukan bagi Penjahit Tanto beserta para penjahit yang bergabung dan membantu Penjahit Tanto,” ujar Barbara. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pentingnya kedaulatan kelautan dalam cara pandang geopolitik
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.