PKM UMY Dorong Pengelolaan Dokumen Pembelajaran PAUD Anggrek Secara Digital

Media Digital
Media Digital Minggu, 11 Juli 2021 07:37 WIB
PKM UMY Dorong Pengelolaan Dokumen Pembelajaran PAUD Anggrek Secara Digital

PAUD Anggrek Dusun Samiran, Parangtritis./Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Dr. Takdir Ali Mukti dosen Hubungan Internasional Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Pengelolaan Dokumen Pembelajaran Secara Digital dan Pembiasaan Pola Hidup Bersih dan Sehat di PAUD Anggrek Dusun Samiran, Parangtritis.

Kegiatan ini diikuti 20 peserta.

“Metode yang telah dilaksanakan oleh Tim pengabdian masyarakat ini adalah, pelatihan penggunaan zoom bagi pengelola dan install Zoom di HP wali murid; pelaksanaan pelatihan pengelolaan dokumen digital sederhana dengan aplikasi Scanner (free) android; dan memberikan stimulan dan pembelian sarana Pendidikan yang berupa laptop dan pembuatan pamflet pembiasaan perilaku bersih di rumah sebagai hibah pengabdian masyarakat ini,” kata Takdir

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ‘ANGGREK’ di Dusun Samiran, Parangtritis, dalam mensikapi pandemi Covid-19 melakukan adaptasi pembelajaran terhadap anak didik dengan cara melaksanakan program pembelajaran dari rumah secara penugasan-offline disamping peningkatan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi murid-murid.

Menurut Dr. Takdir Ali Mukti, permasalahan yang muncul dalam kegiatan ini adalah, komunikasi orang tua dengan Pembina/guru, jika ada kesulitan dalam pengerjaan tugas-tugas (berujud permainan), mewarnai, dan menempel; melaporkan dan mendokumentasi secara digital hasil pekerjaan siswa karena tidak tersedianya sarana seperti computer/laptop di kantor PAUD; dan kesadaran orang tua (ibu dan bapak) dan anggota keluarga yang lain mempengaruhi perilaku siswa dalam berdisiplin dalam menerapkan pola hidup bersih. 

Kepala Dukuh Samiran selaku Pembina PAUD Anggrek merasa sangat terbantu dengan kegiatan abdimas ini, dan berharap dapat dilaksanakan lagi pada tahun mendatang.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan efektifitas pengelolaan dokumen pembelajaran secara signifikan, yakni berkurangnya berkas yang harus disimpan secara fisik sebesar 90% dari jumlah yang biasanya disimpan di kantor PAUD sebelumnya. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online