Prabowo: Indonesia Berpeluang Jadi Ekonomi Keempat Dunia 25 Tahun Lagi
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
Presiden Joko Widodo (dua kiri) dan Wakil Presiden Ma\'ruf Amin (kanan) berjalan bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (dua kanan) dan Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) saat acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Joko Widodo (Jokowi), kader PDIP yang kini menjadi Presiden RI, mengaku senang mendengar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memutuskan kader internal partai akan diusung sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.
“Saya sangat senang sekali tadi Ketua Umum [PDIP] Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan bahwa calonnya adalah dari kader sendiri dan yang saya senang sekali,” ujarnya di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2023).
Jokowi mengatakan ujung tombak dari parpol berlogo banteng bermoncong putih ini sangat hati-hati dalam memutuskan capres yang akan diusung.
“Mohon maaf Bu Mega, Bu Mega dalam memutuskan betul-betul sangat hati-hati, betul-betul tenang dan tidak grasa-grusu seperti yang lain-lainnya,” katanya.
BACA JUGA: Megawati Sebut Capres PDIP dari Internal, Siapa Dia?
Mantan Wali Kota Solo ini mengatakan ketua umum partai memang sudah seharusnya memiliki sikap, khususnya dalam memutuskan keputusan besar bagi negara. “Meskipun didesak-desak dari manapun, tetapi sikapnya tidak goyah. Meskipun nama [capres] sudah di kantongnya Bu Mega, tetapi kita semuanya harus sabar menunggu yang akan nanti beliau sampaikan tentunya pada saatnya dengan perhitungan dan kalkulasi yang telah dibuat,” pungkas Jokowi.
Sebelumnya, Megawati mengaku belum mau mengungkap nama capres 2024 dari partainya saat perayaan HUT ke-50 parpol berlambang Banteng moncong putih itu.
Namun, Megawati menyadari beberapa pihak menunggu PDIP mau mengumumkan Capres 2024 saat HUT ke-50 yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023).
"Ini sebetulnya seremonial 50 tahun, karena ini yang ditunggu-tunggu kalau orang main taruhan sudah masang. Sing arep diumumke Ibu sopo," kata Megawati dalam pidatonya, Selasa (10/1/2023).
Ucapan Megawati lantas menuai tepuk tangan dari peserta HUT ke-50 yang didominasi ribuan kader PDIP. Namun, Megawati sedikit bercanda terhadap reaksi tersebut dengan mengaku tidak akan tergiur mengumumkan Capres 2024 dari PDIP saat HUT ke-50.
"Ya, nanti dahulu, memangnya aku, situ tepuk tangan, mau tergiur umumkan. Enggak," katanya.
Megawati mengaku sebagai pemilik mandat dari PDIP untuk menunjuk Capres 2024 dari partainya, akan menunggu waktu tepat memilih calon pemimpin Indonesia itu.
"Iya, dong, kan, mesti keren, kan, saya ketum terpilih di kongres partai sebagai institusi tertinggi partai, maka oleh kongres partai diberikan, lah, ketum terpilih hak prerogratif siapa yang akan dicalonkan. Saiki nungguin enggak ada, ini urusan gue," ujar Megawati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.