Rupiah Digital Masuk Tahap Eksperimental, BI Siapkan Fatwa Halal
BI terus mengembangkan Rupiah Digital yang memasuki tahap eksperimental transaksi lintas negara dan telah mendapat fatwa halal DSN.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Jakarta, Senin (23/3/2021). /ANTARA FOTO-M RISYAL HIDAYAT
Harianjogja.com, JAKARTA—Rencana deklarasi 'koalisi perubahan' antara Partai Demokrat, Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tampaknya masih terhadang karena tarik ulur terkait sosok calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.
Ketiga partai koalisi tersebut belum sepakat. Partai Demokrat mendorong Ketua Umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mendampingi Anies Baswedan.
BACA JUGA: AHY Deklarasikan Diri Siap Jadi Cawapres
Sementara, PKS telah menawarkan sosok Ahmad Heryawan sebagai pendamping Anies Baswedan.
AHY saat memberikan keterangan resminya memaparkan bahwa terkait apakah sosok Cawapres itu dirinya atau bukan, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan ketiga parpol akan terus membicarakannya.
Mereka, lanjutnya, tak akan memaksakan kehendak masing-masing namun akan memilih secara objektif.
“Kita hari ini terus mencari pasangan yang terbaik kans kemenangannya. Tidak boleh berdasarkan like or dislike, enggak boleh asal suka atau tidak suka. Preferensi itu sangat subjektif,” jelas AHY saat menemui awak media di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Kamis (12/1/2022).
Dia mengingatkan, politik penuh dengan misteri dan kejutan.
Oleh sebab itu, Demokrat akan terus berusaha untuk mencapai kata sepakat dengan NasDem dan PKS terkait nama cawapres.
AHY memberi kode, pasangan capres dan cawapres Koalisi Perubahan nantinya akan mempresentasikan perubahan dan perbaikan.
“Pasangan yang nanti bisa dihadirkan oleh koalisi perubahan ini adalah pasangan yang merepresentasi, saya ulangi pasangan yang benar-benar merepresentasi gerakan perubahan dan perbaikan, dan harus bisa membawa kans kemenangan yang paling besar, itu yang menjadi konsensus,” ujarnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
BI terus mengembangkan Rupiah Digital yang memasuki tahap eksperimental transaksi lintas negara dan telah mendapat fatwa halal DSN.
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Pengguna iPhone 18 Pro dan Pro Max mengeluhkan speaker berbunyi kresek, klik, dan letupan. Penyebabnya belum diketahui.
Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh. John Herdman berpeluang memakai 3-4-3 untuk mengejar kemenangan dengan selisih gol.
Harta Listyo Sigit dalam LHKPN 2025 mencapai Rp15,34 miliar. Simak rincian tanah, kendaraan, kas, harta bergerak, dan utangnya.
Profil Nurisa Dian Ashrifah, pemanah Indonesia peraih emas Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Cojuangco 139-137