BEDAH BUKU: Warga Diajak Kelola Sampah Jadi Sumber Penghasilan
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Bedah buku yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip dengan DPRD DIY di Balai Padukuhan Ngaglik, Ngeposari, Semanu, Gunungkidul, Jumat (22/5)./ Harian Jogja - David Kurniawan
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas di Padukuhan Ngaglik, Kalurahan Ngeposari, Semanu, Jumat (22/5). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas yang bernilai ekonomi.
Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengatakan persoalan sampah di wilayah pedesaan memang belum sekompleks perkotaan. Meski demikian, masyarakat tetap perlu memiliki pemahaman mengenai pengelolaan sampah agar persoalan lingkungan dapat diantisipasi sejak dini.
“Bedah buku ini diharapkan memberi pemahaman dan wawasan tentang cara mengelola sampah dengan baik. Harapannya, masyarakat tidak hanya memahami konsepnya, tetapi juga terdorong melakukan aksi nyata,” kata Imam, yang akrab disapa Gus Im, di sela kegiatan.
Menurut dia, pengelolaan sampah berbasis masyarakat telah banyak diterapkan melalui pembentukan bank sampah di berbagai lingkungan. Selain membantu mengurangi persoalan sampah, keberadaan bank sampah juga dinilai mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
“Bank sampah tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah, tetapi juga bisa menjadi sumber tambahan penghasilan jika dikelola dengan baik,” ujar politikus PKS tersebut.
Ia menambahkan, bedah buku juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan minat baca masyarakat. Meski tingkat literasi DIY tergolong tinggi dibanding daerah lain, budaya membaca dinilai masih perlu terus diperkuat.
“Kalau dibandingkan dengan negara maju, minat baca kita masih tertinggal. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan budaya literasi di masyarakat,” katanya.
Salah seorang peserta, Tardi, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena selain menambah wawasan, materi yang disampaikan juga berkaitan langsung dengan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
“Persoalan sampah memang harus diatasi agar tidak menjadi masalah di lingkungan masyarakat,” katanya.
Menurut dia, kegiatan tidak hanya membahas isi buku, tetapi juga menghadirkan praktisi yang menjelaskan penerapan pengelolaan sampah di lapangan.
“Materinya mudah dipahami dan sangat bermanfaat. Untuk lebih detail tentu harus membaca bukunya,” ujarnya.
Sementara itu, Pustakawan Ahli Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto, mengatakan program bedah buku merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat di tengah derasnya arus informasi.
“Program literasi perlu terus diperkuat sebagai upaya menghadapi banjir informasi yang setiap hari beredar di masyarakat,” katanya.
Ia berharap buku yang dibagikan dalam kegiatan tersebut benar-benar dibaca hingga tuntas dan dapat diteruskan kepada anggota keluarga maupun tetangga agar manfaatnya semakin luas.
“Kebiasaan membaca perlu ditularkan karena dapat menambah pengetahuan dan wawasan. Setelah selesai dibaca, bukunya bisa dipinjamkan kepada tetangga agar semakin banyak yang memperoleh manfaat,” ujar Hadi. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Timnas Indonesia umumkan 44 pemain untuk FIFA Matchday Juni 2026. Cek daftar lengkap skuad vs Oman dan Mozambik.