TPAS Wukirsari Terima 60 Ton Sampah per Hari, Organik Dominan
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pendaftaran calon panitia pengawas pemilu (panwas) kalurahan di Gunungkidul ditutup Kamis (19/1/2023) ini. Lowongan pengawas masih sepi peminat.
Hingga satu hari sebelum penutupan masih banyak kalurahan yang belum memenuhi syarat minimal pendaftaran. Anggota Bawaslu Gunungkidul Rosita mengatakan jumlah pendaftar calon panwas kalurahan banyak yang kurang. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang masih di masing-masing kapanewon.
Menurut dia, dari 144 kalurahan, banyak yang belum memenuhi syarat minimal dua pendaftar. Bahkan, ia mencatat hingga Rabu (18/1/2023) pagi, masih ada 33 kalurahan yang belum ada pendaftarnya sama sekali.
BACA JUGA: Pakar UGM: Capres PDIP Mengerucut ke Ganjar Pranowo
“Memang banyak dan malahan ada yang belum pendaftar sama sekali,” katanya, Rabu siang.
Rosita mengatakan jumlah pendaftar yang belum memenuhi persyaratan tersebar di 18 kapanewon atau kecamatan. Akan ada masa perpanjangan apabila syarat minimal belum juga terpenuhi.
“Masih banyak yang kurang, tapi mudah-mudahan pendaftarannya tidak sampai melalui masa perpanjangan,” katanya.
Dia berharap kepada masyarakat yang telah memenuhi persyaratan bisa berpartisipasi menjadi anggota panwas di setiap kalurahan. Partisipasi ini juga bagian untuk menyukseskan Pemilu 2024.
“Masih ada waktu dan silakan mendaftar sesuai dengan kebutuhan di wilayah masing-masing,” katanya.
Pendaftar yang telah mengirimkan berkas lamaran tidak serta merta langsung diterima sebagai anggota panwas karena harus melalui tahapan tes dan seleksi.
“Jadi masih ada tesnya sehingga yang belum mendaftar silakan masukan berkas lamaran,” katanya.
Anggota Bawaslu Gunungkidul Rini Iswandari menambahkan lembaganya terus memantau pendaftaran di setiap kapanewon hingga penutupan. Rencananya, perpanjangan hanya untuk kalurahan-kalurahan yang belum memenuhi syarat minimal pelamar dua kali dari kebutuhan.
Total kebutuhan panwas kalurahan sebanyak 144 petugas, sesuai dengan jumlah kalurahan di Gunungkidul. Panwas terpilih akan mendapatkan honor sebesar Rp1,2 juta setiap bulan.
“Honor ada kenaikan. Sebab dalam Pemilu 2019 honornya hanya Rp900.000 per bulan,” kata Rini.
Dia berharap proses rekrutmen dapat berjalan dengan lancar sehingga selesai sesuai dengan jadwal yang disusun. “Tahapannya masih panjang. Nantinya, calon anggota panwas yang terpilih juga kami umumkan agar mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Usulan penambahan lampu lalu lintas di Sleman yang diajukan sejak 2022 belum ditindaklanjuti. Dishub fokus pada keselamatan dan manajemen lalu lintas.
Myanmar mengesahkan UU anti-penipuan daring dengan ancaman hukuman mati. Jawa Barat tercatat menjadi provinsi dengan laporan scam tertinggi di Indonesia.
Tarif paket wisata Jip Lava Tour Merapi naik Rp50.000 sejak 10 Juni 2026 akibat lonjakan biaya BBM, oli, dan suku cadang kendaraan.
SMPN 1 Jetis Bantul menegaskan tidak terlibat jual beli seragam. Aduan ke ORI DIY disebut terjadi karena kesalahpahaman dengan paguyuban orang tua.
BMKG menyatakan El Nino telah masuk kategori kuat. Pemerintah memperkuat mitigasi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026.