Belanja Warga RI Naik, Tabungan Menyusut, Utang Kian Membengkak
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tiba di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019). /ANTARA FOTO-Wahyu Putro A\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumumkan Koalisi Indonesia Maju menggeser Koalisi Kebangkitan untuk Indonesia Raya (KKIR) yang sebelumnya disepakati secara politik antara Gerindra dengan PKB.
Koalisi Indonesia Maju akan menjadi nama baru koalisi pendukung Prabowo pada Pilpres 2024. Perubahan nama koalisi tersebut terjadi pada momentum HUT ke 25 Partai Amanat Nasional atau PAN.
Pantauan JIBI di lokasi, selain Prabowo hadir Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra.
BACA JUGA: Pilpres 2024, Prabowo: Kita Bersatu Jangan Dipecah Belah
Mereka merupakan pimpinan partai politik pendukung pencapresan Prabowo. "Tadi berembuk walaupun sebentar, Pak Zul, Pak Airlangga, Gus [Muhaimin Iskandar], sama Profesor [Yusril]. Kita sepakat, koalisi kita, kita beri nama Koalisi Indonesia Maju," ungkap Prabowo.
Sontak, para kader PAN yang hadir di lokasi langsung menyambut dengan tepuk tangan pengumuman nama koalisi baru itu.
Para pimpinan parpol pun menjelaskan alasan pemilihan nama itu. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan alias Zulhas menjelaskan, nama Koalisi Indonesia Maju sengaja dipilih karena sesuai dengan nama Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
"Ya memang ini kelanjutan daripada apa yang sudah dilakukan oleh Pak Jokowi. Toh Pak Airlangga menkonya, Pak Prabowo menhannya, saya mendagnya, Cak Imin menterinya banyak di situ," jelas Zulhas di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2023) malam.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan nama itu dipilih usai didiskusikan oleh kelima pimpinan parpol koalisi. Sejalan dengan Zulhas, Airlangga sebut nama itu mencerminkan keseriusan mereka untuk lanjutkan berbagai program Jokowi.
"Jadi kita berembuk mencari nama apa yang paling mencerminkan keberlanjutan program Pak Presiden, akhirnya kita ketemu pada kata-kata Koalisi Indonesia Maju, karena memang visi Indonesia ke depan 2045 maju sejahtera adil," ujar Airlangga di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2023) malam.
Sedangkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku nama itu disepakati secara spontan dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PAN ke-25 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Senin (28/8/2023). Menurutnya, nama itu mencerminkan parpol yang tergabung di dalamnya.
"Ya karena partai-partai yang bergabung ini kan memang menjadi bagian dari Kabinet Indonesia Maju," jelas Cak Imin pada kesempatan yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera
Apple mencatat rekor penjualan iPhone pada kuartal III 2026, namun krisis pasokan chip memori membuat proyeksi pertumbuhan melambat dan saham perusahaan anjlok
Persaingan Grup A Piala Presiden 2026 memasuki laga penentuan. Arema FC memburu tiket semifinal saat menghadapi DPMM FC, sementara Persib Bandung membidik kemen
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih