Babad Siti Kemantren #4, Sejarah Lokal Jadi Penggerak Potensi Jogja
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Bendera Partai Demokrat - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Muhaimin Iskandar atau Cak Imin santer disandingkan sebagai bakal calon wakil presiden (Cawapres) dari Anies Baswedan saat Pemilu 2024.
Keputusan tersebut pun menyulut kekecewaan dari kader Partai Demokrat. Akibatnya, kader Partai Demokrat DIY meminta reklame Anies-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dicopot.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat DIY, Arif Budiyono menyampaikan kekecewaannya keputusan tersebut. Menurut Arif, keputusan tersebut diambil secara sepihak. “Secara formal, Surya Paloh berkali-kali menyampaikan pokoknya untuk wakil [Cawapres] Anies yang menentukan. Akhirnya diputuskan Muhaimin. Nah, kami kan di Demokrat merasa terkhianati, terselingkuhi,” katanya, Jumat (1/9/2023).
BACA JUGA: PKB Sambut Baik Tawaran Duet Anies-Cak Imin
Arif menilai pemilihan Cak Imin sebagai Cawapres menunjukkan koalisi yang terbentuk tidak konsisten. Menurutnya, apabila sejak awal koalisi tersebut menginginkan agar Cak Imin sebagai Cawapres Anies Baswedan, maka seharusnya disampaikan sedari awal. “Harusnya mungkin kalau memang mau Muhaimin ya dari awal sajalah, enggak usah banyak cingcong,” katanya.
Atas terpilihnya Cak Imin sebagai Cawapres Anies Baswedan, Arif mengaku banyak kader Partai Demokrat yang kecewa, termasuk di DIY. Meski belum mendapatkan laporan resmi terkait dengan pencopotan reklame Anies-AHY, tetapi menurut Arif, kader Partai Demokrat DIY telah mengajukan permintaan untuk mencopot reklame tersebut.
“Saya belum dapat laporan [pencopotan reklame], cuma kemarin saat kunjungan ke Bantul banyak kader saya meminta besok turun sajalah gambarnya [reklame] Anies,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diprediksi 5,3-5,6 persen. GREAT Institute menyebut investasi dan kepercayaan menjadi kunci.
UPN Veteran Yogyakarta memperkuat tata kelola KDMP Gondangan, Klaten, melalui pendampingan kelembagaan, administrasi, dan manajemen koperasi.
Penutupan HUT ke-81 Jateng di Boyolali dimeriahkan lari 5K, 4.500 kuliner gratis, GPM, UMKM, cek kesehatan, dan hiburan rakyat.