PENGABDIAN MASYARAKAT: Siswa SLB di Sleman Belajar Agribisnis Pangan
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
UPN Veteran Yogyakarta memperkuat tata kelola KDMP Gondangan, Klaten, melalui pendampingan kelembagaan, administrasi, dan manajemen koperasi. /Istimewa.
Harianjogja.com, KLATEN— Penguatan tata kelola menjadi salah satu perhatian Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) dosen dan mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mendampingi Koperasi Desa (KDMP) Gondangan, Klaten. Program di bawah koordinasi LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus pengelolaan koperasi di tingkat desa.
Program bertajuk Penguatan Tata Kelola dan Model Bisnis Koperasi Desa (KDMP) Gondangan, Klaten itu dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan KDMP agar memiliki sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, transparan, efektif, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
Pendampingan tidak hanya berfokus pada aspek administratif. Tim PbM juga melakukan identifikasi kondisi tata kelola koperasi, penguatan kelembagaan, penataan administrasi dan manajemen, hingga pendampingan dalam pengembangan sistem pengelolaan KDMP.
Pendekatan yang digunakan dilakukan melalui diskusi, identifikasi kebutuhan, pendampingan, serta penyusunan rekomendasi perbaikan tata kelola. Tahapan tersebut diarahkan agar pengelola KDMP Gondangan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai pengelolaan koperasi di tingkat desa.
.jpg)
Perkuat Pemahaman Pengelola KDMP
Melalui kegiatan tersebut, pengelola KDMP Gondangan memperoleh penguatan pemahaman mengenai pentingnya pembagian peran dan tanggung jawab dalam organisasi. Aspek administrasi yang tertib, pengelolaan organisasi, serta pengambilan keputusan yang partisipatif dan akuntabel juga menjadi bagian dari materi penguatan.
Tim PbM UPN “Veteran” Yogyakarta berharap pembenahan tata kelola tersebut dapat menjadi fondasi bagi KDMP Gondangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penguatan tata kelola juga diharapkan dapat mendukung pengembangan kegiatan usaha koperasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, KDMP Gondangan tidak hanya memiliki kelembagaan yang lebih tertata, tetapi juga mampu menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
“Penguatan tata kelola menjadi langkah penting agar KDMP dapat dikelola secara profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.”
Program pengabdian kepada masyarakat tersebut merupakan bagian dari kontribusi UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mendukung penguatan kelembagaan ekonomi desa. Upaya itu dilakukan melalui penerapan pengetahuan, pendampingan, serta pengembangan tata kelola yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kelembagaan ekonomi desa melalui peningkatan kapasitas pengelola, pembenahan sistem administrasi dan manajemen, serta pengembangan tata kelola koperasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.
Kevin Warsh menyoroti dampak AI terhadap ekonomi AS, sementara inflasi masih jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen.
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diprediksi 5,3-5,6 persen. GREAT Institute menyebut investasi dan kepercayaan menjadi kunci.