Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Masa jabatan anggota KPU Gunungkidul periode 2018-2023 akan berakhir pada 23 Oktober 2023. Hingga sekarang masih dalam proses seleksi untuk pengisian calon komisioner untuk periode lima tahun ke depan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani mengatakan, masa jabatannya sebagai komisioner KPU Gunungkidul berakhir pada 23 Oktober 2023. Oleh karenanya, tinggal menghitung hari karena sudah memasuki masa purna tugas.
“Memang belum selesai. Tapi, tanggal 23 Oktober masa jabatan seluruh anggota KPU Gunungkidul habis,” kata Hani, Senin (2/10/2023).
BACA JUGA : KPU Gunungkidul Catat Ratusan Orang Pindah Tempat Memilih
Menurut dia, untuk meneruskan masa jabatan komisioner KPU Gunungkidul yang habis sudah ada proses seleksi. Rekrutmen ditangani oleh panitia seleksi dari KPU DIY.
“Sekarang masih berlangsung proses seleksinya untuk menentukan komisioner yang baru,” katanya.
Anggota KPU DIY, Zaenuri Ikhsan mengatakan, proses seleksi komisioner KPU kabupaten-kota di DIY dilakukan secara serentak. Hingga sekarang masih dalam proses dan baru saja menyelesaikan tahapan uji kelayakan dan kepatutan.
Berdasarkan dengan Pengumunan No:4/TIMSELKK-GEL.6-Pu/04/34/2023 tentang Hasil Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota DIY Periode 2023-2028, ada sepuluh kandidat yang masuk tahap akhir. Meski demikian, Ikhdan mengakui tidak semua calon mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang dilaksanakan oleh timsel.
“Seharusnya ada sepuluh orang yang mengikuti tes. Tapi, dua orang mengundurkan diri,” katanya.
Ikhsan menuturkan, dua calon komisioner KPU Gunungkidul mengundurkan diri dikarenakan keduanya diterima sebagai anggota Bawaslu Gunungkidul periode 2023-2028. Pengunduran diri dari seleksi juga sudah melalui surat resmi yang dikirimkan oleh kedua orang yang bersangkutan. “Ada surat tertulisnya,” katanya.
Ikhsan menuturkan, tahapan uji kelayakan dan kepatutan telah selesai dilakukan. Adapun hasilnya baru diproses untuk kemudian diserahkan ke KPU RI.
BACA JUGA : Anggaran Pilkada Gunungkidul Diminta Segera Disepakati
Ia menegaskan, didalam tahapan tim dari KPU DIY hanya sebatas memberikan penilaian atas integritas dan independensi, pengetahuan tentang kepemiluan, wawasan kebangsaan. Selain itu, juga ada penilaian tentang kepemimpinan dan kemampuan berkomunikasi.
“Untuk hasil siapa yang dipilih diserahkan sepenuhnya kewenagan dari KPU RI,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.