Kemhan Hentikan Latsarmil SPPI Usai Lima Peserta Meninggal
Kemhan menghentikan latsarmil SPPI dan menggantinya dengan pembekalan bela negara serta manajerial usai lima peserta meninggal.
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka / Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Sosok bakal calon presiden Gibran Rakabuming Raka dapat membawa kepentingan anak muda di Indonesia.
"Zaman sudah berubah sekarang. Yang mampu menjawab persoalan anak muda ada pada Mas Gibran. Sosok anak muda yang benar-benar muda," kata Sekretaris Jenderal Jaringan Nasional Go Gibran Azwar Muhammad dalam diskusi di Jakarta, Kamis (9/11/2023).
Dia menjelaskan anak-anak muda sekarang sangat jauh berbeda dengan anak dulu. Cita-cita anak muda dulu ingin jadi presiden, insinyur, dan dokter. Sementara saat ini, ada yang mau jadi youtuber atau konten kreator.
BACA JUGA: Pemkot Solo Tak Gelar Nobar Piala Dunia U-17, Gibran Pastikan Hadir di Manahan
"Semua capres-cawapres harus memikirkan dan memformulasikan program-program yang berdampak langsung pada kehidupan anak muda," katanya.
Hal itu disampaikan Azwar dalam diskusi publik bertema "Pesan Pemuda dalam Pembangunan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2024".
Azwar menerangkan anak-anak muda saat ini harus diberi ruang yang baik untuk berkembang. Beberapa waktu belakangan ini, Indonesia selalu disebut akan mengalami bonus demografi hingga 2045.
Ia mengatakan jumlah penduduk Indonesia hampir 280 juta, jika memakai pendekatan daftar pemilih tetap (DPT), maka usia muda di bawah 40 tahun sekarang hampir 145 juta atau sekitar 60 persen.
"Tidak mungkin anak-anak muda ini mau dicekokin politik hanya kepentingan orang-orang tua. Harus ada cara baru untuk anak-anak muda ini," pesannya.
Terkait sosok Gibran, Azwar menyatakan Gibran sudah terbukti kinerja dan prestasinya. Di antaranya mengubah perekonomian Kota Solo, Jawa Tengah, pertumbuhan ekonomi di atas pertumbuhan nasional dan di atas pertumbuhan Provinsi Jawa Tengah.
BACA JUGA: KPK: Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Kasus Suap
Sementara itu, politikus muda Partai Golkar Adi Baiquni menyampaikan jika saat ini menjadi masa anak-anak muda. Karena, setiap masa beda gaya, beda mazabnya.
"Anak muda yang sadar dimana kemampuannya. Mas Gibran ini simbol anak muda untuk di eksekutif. Pengalaman ada, intelektual ada. Untuk itu, di 2024 anak muda harus mengkonsolidasikan dirinya untuk turut serta berpartisipasi pada pemilu. Tingkat partisipasi harus lebih maksimal," pesannya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemhan menghentikan latsarmil SPPI dan menggantinya dengan pembekalan bela negara serta manajerial usai lima peserta meninggal.
Kebiasaan ngemil berlebihan dapat memicu obesitas, diabetes, kolesterol tinggi hingga penyakit jantung. Simak 13 dampak buruk dan cara mengatasinya.
Hari pertama SPMB SMPN 5 Jogja dipadati pendaftar. Puluhan orang tua mengantre sejak pukul 05.00 WIB demi mendapat nomor verifikasi lebih awal.
LPDP membuka Beasiswa Tahap II 2026 hingga 31 Juli. Kuota STEM diperbesar, syarat bahasa dilonggarkan, dan daftar kampus tujuan diperluas.
Prancis menyiapkan perubahan taktik saat menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mbappe dan Dembele tetap jadi andalan Les Bleus.
TNGM menegaskan seluruh jalur pendakian Gunung Merapi masih ditutup karena status Siaga Level III dan aktivitas vulkanik yang masih tinggi.